Babel Didorong Tingkatkan Realisasi DAK

Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di dorong untuk terus meningkatkan realisasi fisik dan keuangan Dana Alokasi Khusus (DAK). Tenaga Ahli Sekber DAK Ditjen Bina Bangda Susilan Hidayat mengatakan, DAK diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

DAK merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada Daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan pemerintahan yang menjadi keweangan daerah dan menjadi prioritas nasional.

Dijelaskan Susilan Hidayat, sejak tahun 2003 alokasi DAK secara nasional mengalami peningkatan dalam hal jumlah dana. Menurutnya, peningkatan besaran dana, perlu diimbangi dengan peningkatan akuntabilitas dan efektifitas pengelolaan DAK.

Salah satunya dengan sinkronisasi data pelaporan antara laporan keuangan dan output yang disampaikan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dengan laporan kemajuan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan ke Kementerian/Lembaga Teknis dan Kemendagri.

"Selain itu, koordinasi Kabupaten/Kota dalam pelaporan DAK perlu diperkuat, Bappeda Provinsi yang bertugas melakukan koordinasi pelaporan dapat menyelenggarakan forum koordinasi rutin dengan Kabupaten/Kota," kata Susilan Hidayat pada saat Rapat Evaluasi Pelaksanaan, Pemanfaatan dan Pelaporan DAK TA 2019 dan Arah Kebijakan DAK Tahun 2020 di ruang rapat Tanjung Pesona, Kantor Gubernur Kep. Babel, Rabu (18/09).

Sebelumnya, Kabid Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra menjelaskan, Pelaporan DAK diatur dalam PP No 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan dan Surat Edaran Bersama Menteri tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Teknis Pelaksnaan dan Evaluasi Pemantauan DAK.

"Di dalam PP No 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan, dijelaskan penyampaian laporan triwulan dilakukan selambat-lambatnya 14 hari setelah triwulan berakhir, dan penyaluran DAK dapat ditunda apabila daerah tidak menyampaikan laporan," kata Agung Dwi Chandra.

Terkait DAK yang di alokasikan untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tahun 2019, menurut Agung Dwi Chandra, total sebesar Rp 1.299.354.824.422, dengan rincian, DAK Fisik Rp 549.839.435.422 dan DAK Non Fisik Rp 749.515.389.000.

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Kep. Babel