Bappeda Babel Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Tugas Pembantuan di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Sungailiat, Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Tugas Pembantuan di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 di Hotel Novilla, Selasa (07/09).

Sekretaris Bappeda Babel, Joko Triadhi mengatakan, kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas pembantuan dilakukan untuk mengetahui capaian realisasi pelaksanaan program/kegiatan dan anggaran dalam menjalankan tugas pembantuan.

“Selain itu, untuk mengetahui apa saja yang menjadi permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh Perangkat Daerah yang ada di Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas pembantuan, termasuk untuk menemukan saran dan tindaklanjut serta solusi dalam mengatasinya,” kata Joko Triadhi.

Bappeda di Provinsi, menurut Joko Triadhi, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006, diamanatkan untuk menerima laporan pelaksanaan Dekonsenterasi baik itu lingkup Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Dari laporan ini, akan disampaikan lagi ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian PPN/Bappenas RI, yang akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan pencapaian kegiatan, alokasi anggaran serta manfaatnya bagi pembangunan di daerah kita,” ungkap Joko Triadhi.

Terkait monitoring, evaluasi (Monev) dan pelaporan, menurut Joko Triadhi, sama pentingnya dengan perencanaan. Tanpa monev dan pelaporan yang baik, akan susah dalam menyusun perencanaan, karena, salah satu bahan dalam menyusun perencanaan adalah berdasarkan hasil monev dan pelaporan.

“Kita berkeinginan apa yang dilaksanakan tidak terbatas pada outputnya saja, tapi jauh lebih penting dari itu, adalah bagaimana yang kita lakukan selama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah, untuk mengetahui hal tersebut, dapat dilihat dari hasil monev dan pelaporan yang kita laksanakan,” ungkap Joko Triadhi.

Rapat yang diikuti Bappeda se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilakukan dengan dua metode, melalui pertemuan langsung dan melalui video meeting. Hadir juga narasumber dari Kementerian PPN/Bappenas RI melalui video meeting.

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Prov. Kep. Babel