Bappeda Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi SIMLARAS

Pangkalpinang, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Kep. Babel) Fery Insani berpesan kepada peserta Sosialisasi dan pelatihan Aplikasi SIMLARAS, untuk bekerja dengan baik dan melakukan proses penginputan usulan tahun 2019 dengan benar. 

"Ikuti cara yang benar untuk proses pengusulan dan harus tertib, jangan sampai yang kita usulkan tidak masuk karena salah entry," kata Fery Insani pada saat membuka Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi SIMLARAS, di Ruang Rapat Pulau Ketawai Kantor Bappeda Kep. Babel, Rabu (14/02).

SIMLARAS  merupakan  Sistem  Informasi  Penyelarasan  Pemerintah  Pusat  dan Pemerintah  Daerah.  SIMLARAS  sebagai  wadah  untuk menginformasikan  Perencanaan  Pemerintah  Pusat  kepada  daerah  dan  memberikan  peluang Pemerintah  Daerah  untuk  mengusulkan  kegiatan  yang  mendukung  Perencanaan  Pemerintah  di Pusat,  sehingga  Perencanaan  antara  Pemerintah  Pusat  dan  Pemerintah  Daerah  dapat  selaras untuk  mendukung  Pembangunan  Nasional.    

Menurut Fery Insani, dana daerah tidak akan cukup untuk pembangunan, diperlukan dana pusat, sedangkan dana pusat tidak terlalu banyak.

"Kita semakin hari semakin banyak inginnya, ingin bangun ini dan itu, sedangkan kita sendiri tidak cukup uang, karena itu kita mengandalkan dana pusat, petugas entry harus proaktif dan jangan sampai salah input usulan, apabila salah segera menghubungi Bappeda" kata Fery Insani

Kasubid Perencanaan dan Analisa Pendanaan, Bappeda Kep. Babel Vesriana mengatakan penginputan usulan mulai dilakukan dari tanggal 15 sampai 19 Februari.

"Jangan sampai ada ketinggalan usulan, sayang sekali dana yg ada di APBN, apabila tidak kita usulkan, apabila ada usulan yang tertinggal, diharapkan segera menyampaikan ke Bappeda untuk kita usulkan," Kata Vesriana.

Menurut Vesriana, usulan harus sesuai dengan apa yang menjadi prioritas nasional tahun 2019, agar APBN bisa masuk ke daerah. Untuk tahun 2019 ada lima yang menjadi prioritas nasional, pertama Pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar, kedua Pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman, ketiga Peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif, kempat Pemantapan ketahanan energi, pangan, dan sumberdaya air, serta kelima Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan Pemilu.

"Usulan harus memperhatikan lima prioritas nasional, selain itu perhatikan apa yang menjadi kewenangan kita," pungkas Vesriana.

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Kep. Babel

Berita Lainnya

16 Feb 2018 | Bappeda Kep. Babel...

14 Feb 2018 | Bappeda Kep. Babel...

12 Feb 2018 | Bappeda Kep. Babel...

12 Feb 2018 | Bappeda Kep. Babel...

09 Feb 2018 | Bappeda Kep. Babel...

09 Feb 2018 | Bappeda Kep. Babel...

08 Feb 2018 | Bappeda Kep. Babel...

Berita Populer

02 Oct 2013 | 1,597 views

Gubernur Launching Program SATAM EMAS

06 Nov 2014 | 1,464 views

UMP Babel 2015 Ditetapkan Rp 2,1 Juta

09 Sep 2014 | 1,254 views

APBD 2015 Bangka Disahkan

01 Nov 2013 | 1,191 views

UMP Naik Rp. 375.000

01 Nov 2013 | 1,114 views

160 Pasien Ikut Operasi Katarak Gratis