Bappeda Verifikasi Renja PD

Pangkalpinang, Selama enam hari, Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Kep. Babel) melakukan verifikasi Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah (PD) Tahun 2019. Verifikasi dilakukan dari tanggal 26 Maret sampai 3 April 2018.

Pada saat verifikasi akan dilihat keterkaitan setiap kegiatan di PD dengan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), melalui pengujian dengan menggunakan matrik cascading final dari hasil Pertemuan Tematik, Holistik, Integratif, Spasial (THIS) yang lalu.

Menurut Fery Insani, pada saat verifikasi, Bappeda Kep. Babel akan mencermati Program dan Kegiatan yang ada di Perangkat Daerah, sehingga ada keterkaitan antara Renja dengan RPJMD.

"Jadi, program dan kegiatan di Perangkat Daerah harus nyambung dengan Renja dan RPJMD," kata Fery Insani pada saat arahan Verifikasi Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah (PD) Tahun 2019di ruang Rapat Ruang Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel, Senin 26 Maret 2018.

Selain itu Fery Insani berpesan, pada saat melakukan verifikasi harus dicatat dan di dokumentasikan, menurut Fery Insani, KPK akan melakukan supervisi mulai dari perencanaan.

"Catat dan dokumentasikan hasil verifikasi, sewaktu-waktu ada persoalan dari kegiatan tersebut kita sudah mempunyai catatan, KPK sendiri sudah melakukan supervisi mulai dari perencanaan," kata Fery Insani.

Terkait Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi yang rencananya akan dilaksanakan 5 April nanti, Fery Insani berpesan untuk dilaksanakan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

"Musrenbang jangan dianggap sebagai proses rutin, Musrenbang sendiri merupakan kegiatan untuk menyalurkan aspirasi, jadikan Musrenbang ini menjadi lebih baik, ada perubahan dari tahun ke tahun, yang kurang diperbaiki dan harus lebih baik," kata Fery Insani.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintahan, Bappeda Kep. Babel Agung Dwi Chandra, verifikasi dilakukan untuk melihat keterkaitan setiap kegiatan PD dengan sasaran RPJMD dengan menggunakan matrik cascading final dari hasil Pertemuan Tematik, Holistik, Integratif, Spasial (THIS) yang dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2018.

"Lihat keterkaitan antara Indikator sasaran di RPJMD, dengan indikator sasaran renstra PD, indikator program, dan indikator kegiatan, serta lengkapi target per-triwulan disetiap indikator," kata Agung Dwi Chandra.

Menurut Agung Dwi Chandra, pada saat Kortekrenbang yang telah dilaksanakan pada tanggal 19-20 Maret yang lalu, Kabupaten/kota sudah mengusulkan lokasi dan sasaran lokasi kegiatan.

"Untuk finalisasi lokasi dan sasaran lokasi akan dibahas pada saat Musrebang tanggal 5 April 2018," kata Agung Dwi Chandra.

Ditambahkan Agung Dwi Chandra, pembahasan kegiatan Renja yang mendukung sasaran RPJMD akan menggunakan e-Planning melalui user PD. Mitra PD akan melakukan penguncian kegiatan yang telah disetujui ke Renja Akhir.

"Kegiatan PD yang tidak mendukung sasaran RPJMD diberi tanda dan tidak dibahas, sedangkan untuk kegiatan yang mendukung sasaran RPJMD dapat dibahas," kata Agug Dwi Chandra.

Setelah selesai melakukan pembahasan Renja PD selanjutnya akan dilakukan justifikasi terhadap kegiatan hasil Reses DPRD dan usulan kabupaten/kota dalam APBD I pada e-planning untuk diakomodir berdasarkan kesesuaian dengan kegiatan yang diusulkan oleh PD dan merupakan kewenangan Provinsi.

"Justifikasi terhadap (Pokok Pikiran) Pokir wajib dilakukan, jika ditemukan usulan yang prioritas mendukung sasaran RPJMD yang sesuai dengan kewenangan dan selaras dengan Renstra PD, PD bisa untuk mengakomodir kegiatan tersebut," lanjut Agung Dwi Chandra.

Terkait kegiatan baru di luar Renstra, menurut Agung Dwi Chandra, akan tetap dibahas dan dapat diakomodir jika memenuhi beberapa kriteria, pertama merupakan kebijakan nasional yang harus dilaksanakan daerah dengan usulan yang dilengkapi bukti adanya kebijakan nasional tersebut, yang kedua untuk menanggulangi bencana yang terjadi setelah Renstra ditetapkan, dengan menyampaikan data-data teknis.

"Jika tidak memenuhi kriteria tersebut, kegiatan baru tidak perlu dibahas lebih lanjut dan dicatat sebagai bahan perubahan Renstra nantinya," kata Agung Dwi Chandra.

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Babel

Arsip Berita

Berita Lainnya

Berita Populer

02 Oct 2013 | 1,718 views

Gubernur Launching Program SATAM EMAS

06 Nov 2014 | 1,556 views

UMP Babel 2015 Ditetapkan Rp 2,1 Juta

09 Sep 2014 | 1,336 views

APBD 2015 Bangka Disahkan

01 Nov 2013 | 1,285 views

UMP Naik Rp. 375.000

01 Nov 2013 | 1,192 views

160 Pasien Ikut Operasi Katarak Gratis