Darlan: FKP Ajang Serap Aspirasi Pemangku Kepentingan

Pangkalpinang, Bertempat di ruang rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021, Kamis (06/02).

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Darlan mengatakan, FKP merupakan amanat dari UU No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang bertujuan untuk mengakomodasi seluruh kepentingan masyarakat dan mengoptimalkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan pembangunan yang terkait dalam proses penyusunan rencana pembangunan.

"Selain untuk mengkomunikasikan Rancangan Awal RKPD Tahun 2021, FKP juga sebagai ajang mendengar masukan dari para pemangku kepentingan pembangunan," kata Darlan saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021.

Menurut Darlan, melalui FKP dapat diinvetarisir dan dirumuskan permasalahan pembangunan, sekaligus alternatif pemecahan masalah yang kemudian diwujudkan dalam program dan kegiatan yang mampu mengoptimalkan potensi serta menjawab persoalan yang mendesak.

"Karena hal itulah, kami mengharapkan para pemangku kepentingan dapat memberikan sumbang pemikiran sehingga dapat menjadi bahan penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Tahun 2021," kata Darlan.

Pada Rancangan Awal RKPD Tahun 2021, menurut Darlan akan mengangkat tema "Percepatan pembangunan infrastruktur dan Peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk Pengembangan Potensi Daerah."

"Tema ini dijabarkan dalam empat prioritas pembangunan daerah, Pembangunaan Infrastruktur, Pembangunaan Pendidikan, Pembangunaan Kesehatan, serta Peningkatan Tata Kelola Birokrasi dan Pelayanan Publik," kata Darlan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Bappeda Kep. Babel Joko Triadhi mengatakan, Bappeda dalam beberapa tahun terakhir terus melakukan penyempurnaan pendekatan tematik, holistik, integratif dan spasial pada proses perencanaan. Salah satunya dengan mengarahkan Perangkat Daerah (PD) untuk mendukung prioritas pembangunan sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri.

"Intinya, kita petakan dukungan PD dan mengarahkannya untuk mendukung prioritas pembangunan daerah, hilangkan ego sektoral, sekarang tidak ada Visi dan Misi PD, yang ada Visi dan Misi Daerah dan semua Program dan kegiatan diarahkan untuk mendukung Visi dan Misi Daerah, yang kita harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Joko Triadhi.
 

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Kep. Babel