Dorong Capaian SDGs, Babel Gelar Rapat Evaluasi RAD TPB

 

Pangkalpinang, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengelar Rapat Evaluasi target pencapaian indikator TPB/SDG's tahun 2019 dengan mengundang Kabupaten/Kota. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui dan mendorong capaian target indikator Sustainable Development Goals (SDGs) atau yang disebut juga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di daerah.

Kabid Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra mengatakan, SDGs yang berlaku sejak 2016, merupakan aksi global untuk lima belas tahun kedepan dan mempunyai 17 Tujuan dan 169 Target.

"SDGs yang dirancang dengan melibatkan seluruh aktor pembangunan, baik itu Pemerintah, Civil Society Organization (CSO), sektor swasta, akademisi, serta stakeholder lainnya,  dengan tujuan mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan," kata Agung Dwi Chandra pada saat Rapat yang dilaksankan melalui Virtual Meeting, Kamis (25/06).

Agar pelaksanaan dan pencapaian SDGs dapat dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pihak, menurut Agung, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) SDGs Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Di dalam Perpres tersebut, telah diatur tugas dari Pemerintah daerah. Menurutnya, Gubernur bertugas menyusun Rencana Aksi Daerah TPB untuk lima tahunan bersama Bupati/Walikota di wilayahnya masing-masing dengan melibatkan Ormas, Filantropi, Pelaku Usaha, Akademisi, dan pihak terkait lainnya.

Secara umum menurutnya, Pemerintah daerah mempunyai peran dalam memperkuat komunikasi, sosialisasi dan advokasi, mendorong, pengembangan dan peningkatan data, melakukan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan SDGs, serta memperkuat kerjasama dengan stakeholders terkait.

"Setiap tahunnya, Pemda melalui Gubernur menyampaikan laporan pencapaian setiap tahun atas pelaksanaan sasaran TPB di daerah kepada Menteri Dalam Negeri RI dan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI," kata Agung Dwi Chandra.

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Kep. Babel