Inovasi Dorong Peningkatan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah



Pangkalpinang. Inovasi merupakan cara untuk memenangkan persaingan, baik itu bagi kalangan masyarakat maupun pemerintah. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Bappeda Prov. Kep. Babel, Rusdi, pada saat membuka Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov. Kep. Babel, Kamis (01/07).

Menurutnya, tidak ada bangsa atau industri yang maju dan mampu bersaing tanpa adanya inovasi. Ia mencontohkan kasus taksi konvensional yang kewalahan dalam bersaing menghadapi taksi online.

"Nokia yang merupakan merek besar telepon genggam harus kalah bersaing menghadapi inovasi smartphone, begitu juga TV konvensional yang mulai tersingkir dengan adanya Youtube maupun layanan video streaming lainnya," kata Rusdi di ruang rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Babel.

Dijelaskan oleh Rusdi, inovasi daerah berperan dalam mendorong peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik itu melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah.

"Inovasi daerah dapat berbentuk inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik serta inovasi daerah lainnya sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah," kata Rusdi.

Menurutnya, Pemprov Kep. Babel sudah melakukan inovasi daerah, misalnya SI PENA SAKTI dan SI RENA untuk inovasi tata kelola pemerintahan daerah, sedangkan contoh inovasi pelayanan publik adalah SAMSAT SETEMPOH yang mempermudah para wajib pajak melaksanakan kewajibannya.

"Kita harapkan pemerintah daerah dapat berubah, jangan seperti dulu, harus ada inovasi-inovasi yang kita lakukan, sehingga apa yang kita dan kepala daerah cita-citakan, yaitu masyarakat yang sejahtera dapat terwujud," kata Rusdi.

Pada kesempatan yang sama, Kasubid Penelitian dan Pengembangan Ekonomi, Pembangunan, Inovasi dan Teknologi, Kusumawati mengatakan, mulai dari 28 Juni sampai dengan 16 Juli 2021, akan dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Perangkat Daerah.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui pelaksanaan inovasi di perangkat daerah dalam 2 tahun terakhir, mulai dari 2019 sampai dengan 2020 di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk diikutkan dalam penghargaan IGA Kemendagri Tahun 2021," kata Kusumawati.


Innovation Encourages Local Government Administration Performance

 

Pangkalpinang. Innovation is a way to win the competition, both for the community and the government. This was said by the Head of Research and Development Division of Bappeda Prov. Kep. Babel, Rusdi, at the opening of the Information Dissemination of the Regional Working Unit Innovation Index Assessment in the Provincial Government of Kepulauan Bangka Belitung, Thursday (01/07).

According to him, no nation or industry is advanced and able to compete without innovation. He gave an example through the case of overwhelmed conventional taxis vis a vis online taxis.

"Nokia, which was a big mobile phone brand, could not compete with smartphone innovations, as well as conventional TVs which are getting eliminated with the existence of Youtube and other video streaming platforms," said Rusdi in the Ketawai Island meeting room, Bappeda Babel Office.

Rusdi explained that regional innovations should encourage the local government administration's performance, whether through improving public services, empowerment and community participation, and increasing regional competitiveness.

"Regional innovations can take the form of innovations in local governance, public service innovations, or other regional innovations based on its business in respected regional authority," said Rusdi.

According to him, the provincial government of Bangka Belitung has carried out various regional innovations, for example, SI PENA SAKTI (Controlling and Evaluating System for Local Working Unit’s Work Plan and Integrated Government Performance Accountability System) and SI RENA (Civil Servant's Planning Information System) for the category of innovation in local governance, while SAMSAT SETEMPOH ( Onsite visit - Integrated One-Stop Service) is an example for public service innovation to help taxpayers to carry out their obligations.

"We hope that the regional government can change, not like it used to be, there must be innovations that we make, so that what we and the regional head had aspired to, which is a prosperous society, can be achieved," said Rusdi.

On the same occasion, the Head of Research and Development for Economic Development, Innovation and Technology Subdivision, Kusumawati said that starting from June 28 to July 16, 2021, the Monitoring and Evaluation of Regional Working Units' Innovations is carried out.

"This activity is conducted to find out the implementation of innovations in regional working units in the last 2 years, starting from 2019 to 2020 in the Province of Kepulauan Bangka Belitung, to be included in the 2021 Ministry of Home Affairs' Innovative Government Award (IGA)," said Kusumawati.


Editor(IND), Translator: Rusni Budiati
Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Prov. Kep. Babel