Pemprov Babel Gelar Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Dalam Rangka Penurunan Stunting

Pangkalpinang, Kabupaten Bangka meraih peringkat pertama pada penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi 1 sampai dengan 8 Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2021 yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pada peringkat kedua diraih Kabupaten Bangka Barat dan peringkat ketiga Kabupaten Bangka Selatan. Kabupaten Bangka juga meraih peringkat pertama untuk kategori Inovasi, peringkat kedua Kabupaten Bangka Barat dan peringkat ketiga, Kabupaten Bangka Selatan.

Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan, penilaian kinerja pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi, bertujuan untuk menilai pencapaian kemajuan kinerja tahunan, baik itu intervensi gizi spesifik dan sensitif.

"Diharapkan penilaian kinerja Kabupaten/Kota mampu menjadi pengungkit dan pemicu dan mengembangkan motivasi bagi Pemerintah Kabupaten/Kota dan kita semua untuk meningkatkan kinerjanya dalam penanganan penurunan stunting,'' kata Abdul Fatah pada saat membuka Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Penurunan Stunting Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021, Selasa (15/06), Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur.

Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting, diantaranya, pendapatan, kesenjangan ekonomi, perdagangan, urbanisasi, globalisasi, sistem pangan, jaminan sosial, sistem kesehatan, pembangunan pertanian, pemberdayaan peremupuan, smapai dengan pola kehidupan rumah tangga.

"Untuk mengatasi dan menurunkan angka stunting diperlukan aksi yang menyeluruh dan berkesinambungan di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten dan Kota," kata kata Abdul Fatah.

Pada tahun 2018, lokus pencegahan stunting berada di Kabupaten Bangka Barat, tahun 2019 di Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka, sedangkan untuk tahun 2020, lokus penurunan stunting berada di Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Selatan.

Strategi Nasional percepatan pencegahan stunting periode 2018-2024 mengamanatkan agar dilakukannya pelaporan terhadap hasil pemantauan dan evaluasi secara berkala, dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang capaian kinerja program konvergensi dalam pelaksanaan pencegahan dan penurunan stunting.

"Harapan kami, setelah melihat hasil evaluasi dan melihat bagaimana arah dari aksi konvergensi akan berguna bagi kami untuk membentuk sumberdaya manusia yang kita harapkan sehat dan kemudian menguasai pengetahuan dan berwawasan global," harap Abdul Fatah.
 

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Prov. Kep. Babel