Pengendalian Evaluasi Hasil Renja PD Berbasis Sistem Informasi

Berdasarkan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 Tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, Kepala Perangkat Daerah melakukan evaluasi terhadap Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) yang dilakukan setiap triwulan dalam tahun anggaran.

Evaluasi bertujuan untuk memastikan indikator kinerja program, kelompok sasaran, lokasi dan penyerapan dana indikatif kegiatan Renja PD provinsi dicapai, untuk mewujudkan visi, misi Renstra Perangkat Daerah provinsi serta sasaran dan prioritas pembangunan tahunan Daerah Provinsi. Hasil Evaluasi Renja PD yang dilakukan, disampaikan kepada Bappeda untuk dilakukan evaluasi terhadap laporan tersebut.

Walaupun kegiatan evaluasi ini rutin dilaksanakan dan sudah ada panduan sistematikanya, masih banyak PD yang terlambat dalam mengumpulkan laporan evaluasi kepada Bappeda, serta masih banyak PD yang salah dalam menyajikan sistematika penyusunan dokumen laporan dan format table laporannya.

Menjawab permasalahan tersebut, di tahun 2018 Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan inovasi dalam sistem pelaporan hasil evaluasi Renja PD, yang di beri nama “SIPENA” (Sistem Informasi Pengendalian dan Evaluasi). Pelaporan yang dulu dilakukan secara manual, sekarang dilakukan melalui Sistem Informasi. Diharapkan, “SIPENA” dapat membantu Perangkat Daerah melaporkan evaluasi Renja PD dengan tepat waktu serta sistematika dan format table yang benar.

Kehadiran “SIPENA” dirasakan Perangkat Daerah dapat membantu dalam membuat pelaporan. Dari hasil Rapat Koordinasi Pengendalian beberapa waktu yang lalu (14/03), “SIPENA” dikembangkan dengan melengkapi kolom indikator dan target Rencana Kerja Pemerintah Daerah  (RKPD) dengan RENJA PD serta pengintegrasian laporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah  (SAKIP) dengan Laporan Renja PD. Dengan adanya penambahan tersebut, “SIPENA” bertransformasi menjadi Sistem Informasi Pengendalian, Evaluasi dan Sakip Terintegrasi, yang disingkat menjadi “SIPENA SAKTI”.

Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan kebutuhan laporan atau data yang sangat besar, tidak menutup kemungkinan “SIPENA SAKTI” akan mengalami pengembangan untuk mengikuti perkembangan teknologi dan memenuhi permintaan kebutuhan data, baik untuk perencanan kedepannya dan evaluasi pelaksanaannya.

Sumber: 
Bappeda Kep. Babel
Penulis: 
Mukti Purwanto, S.Kom