Perhatikan Tahapan Penyusunan RPJMD

Pangkalpinang, Sekretaris Bappeda Kepulauan Bangka Belitung, Joko Triadhi meminta Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk dapat memperhatikan tahapan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026.

Hal tersebut disampaikan Joko Triadhi pada saat membuka Konsultasi Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2021-2026, Rabu (05/05) melalui video meeting.

Berpedoman pada Permendagri No 86 Tahun 2017, penetapan raperda RPJMD dilakukan paling lambat 6 bulan setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, yang dimana pelantikan telah dilaksanakan pada 26 Februari yang lalu.

Sebelum dilakukan konsultasi, Rancangan Awal RPJMD harus disepakati oleh terlebih dahulu oleh DPRD. Konsultasi Ranwal RPJMD Kabupaten/Kota dilakukan oleh Provinsi, sedangkan untuk Provinsi dikonsultasikan oleh Menteri melalui Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah.

Pelaksanaan konsultasi Ranwal RPJMD Kabupaten Bangka Tengah menurut Joko Triadhi sudah sesuai dengan apa yang diamanatkan Permendagri No 86 Tahun 2017, dimana pelaksanaan konsultasi maksimal 50 hari setelah pelantikan.

"Ikuti seluruh tahapan proses penyusunan RPJMD, sehingga tidak ada masalah untuk di kemudian hari, untuk tim konsultasi, berikan masukan yang baik sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal RPJMD," ungak Joko Triadhi.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Bangka Tengah, Muhammad Anas Ma'ruf mengatakan, visi pembangunan daerah dalam RPJMD merupakan visi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih yang disampaikan pada saat Pilkada serentak tahun 2020.

“Dalam Ranwal RPJMD, dirumuskan Visi Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah selama kurun waktu 2021-2026, “Mewujudkan Kabupaten Bangka Tengag yang Semakin Unggul,” kata Muhammad Anas Ma'ruf.

Guna mewujudkan visi pembangunan jangka menengah, menurut Anas dirumuskan misi pembangunan jangka menengah Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2021-2026, pertama, meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas berlandaskan iman dan taqwa. Kedua, meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang unggul dan berkelanjutan melalui penguasaan dan pengembangan IPTEK.

“Ketiga, meningkatkan sarana dan prasarana publik yang unggul dan merata, keempat, mewujudkan lingkungan yang unggul serta berkelanjutan dan kelima, meningkatkan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang unggul.
 

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Prov. Kep. Babel