Tingkatkan Pendekatan Perencanaan Bercirikan Daerah Kepulauan

  

Pangkalpinang. Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Joko Triadhi meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk lebih meningkatkan pendekatan perencanaan yang bercirikan daerah kepulauan dalam menyusun RPJMD Tahun 2021-2026.

Menurutnya, sebagai salah satu kabupaten yang bercirikan kepulauan, dokumen perencanaan yang disusun harus dapat lebih spesifik dalam menuangkan arah kebijakan dan strategi yang mencerminkan daerah kepulauan.

Dalam pendekatan pembangunan kewilayahan, hal ini dapat dikaitkan dengan pemanfaatan pulau-pulau yang ada di Kabupaten Bangka Selatan, tidak hanya untuk pariwisata dan konektivitas, dan juga tak kalah pentingnya adalah bagaimana meningkatkan pelayanan dasar di pulau-pulau tersebut.

“Dengan pendekatan seperti itu kita dapat menampilkan pendekatan perencanaan yang merupakan ciri dari daerah kita yaitu daerah kepulauan,” kata Joko Triadhi pada saat membuka Evaluasi RPJMD Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2021-2026, melalui virtual meeting, Senin (16/08).

Selain itu, Joko Triadhi mengingatkan pula gambaran kondisi keuangan di Kabupaten Bangka Selatan yang masih sangat tergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Menurutnya, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan oleh tim penyusun belum terlalu signifikan dalam mendongkrak PAD selama lima tahun ke depan.

“Kami berharap target PAD dapat ditingkatkan lagi, jadi perlu untuk mengali lagi potensi PAD, sehingga kemandirian fiskal kita semakin meningkat, hal ini yang perlu menjadi perhatian, khususnya bagi tim penyusun dengan Badan Keuangan Daerah,” kata Joko Triadhi.

Joko Triadhi juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam menyusun Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2021-2026 yang fokus, namun simpel sehingga mudah dicerna pada saat membaca dokumen rancangan RPJMD.

Namun, ia menambahkan, tim penyusun RPJMD Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2021-2026 perlu memperhatikan keterkaitan antara arah kebijakan, strategi dengan tujuan dan sasaran.

Sebagai tambahan informasi, Visi Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2021– 2026 adalah "Basel Maju dalam Pertumbuhan Ekonomi, Pertanian, Perikanan dan Pengembangan SDM Berbasis Riset , Inovasi Dan Gotong Royong”.

Untuk mewujudkan visi tersebut dirumuskan tiga misi, yaitu:
1. Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui optimalisasi pemanfaatan potensi pertanian, perikanan dan pariwisata secara kreatif dan inovatif dengan penyediaan infrastruktur yang handal.
2. Mewujudkan sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas.
3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pelayanan publik yang responsif dan akuntabel.


More Archipelagic-Based Planning Approach


Pangkalpinang. Secretary of the Bappeda of Kepulauan Bangka Belitung  Province, Joko Triadhi, asked the South Bangka Regency Government to further advance the planning approach characterizing the archipelagic area in preparing the 2021-2026 Medium-term Regional Development Plan (RPJMD).

According to him, as one of the regencies with archipelagic characteristics, the prepared planning document of South Bangka should be more specific in setting out policy directions and strategies that reflect the archipelagic region.

In the regional development approach, the development planning can be related to the utilization of the islands in the South Bangka Regency which is not only for tourism and connectivity matters but also for improving basic services on the islands.

"With such an approach, we can perform a planning approach with the characteristic of our archipelagic region," said Joko Triadhi at the opening of the RPJMD Evaluation of South Bangka Regency for 2021-2026, through a virtual meeting, Monday (16/08).

In addition, Joko Triadhi also reminded the financial figure in the South Bangka Regency which is still very dependent on the transfer funds from the central government. According to him, the Regional Revenue (PAD) target set by the drafting team has not been too significant in boosting the PAD for the next five years.

"We expect that the PAD target can be raised, so it is necessary to multiply the PAD potentials so that our fiscal independence will increase, this is something that needs to be a concern, especially for the drafting team and the Regional Finance Agency," said Joko Triadhi.

Joko Triadhi also appreciated the South Bangka Regency Government in compiling the 2021-2026 Mid-Term Regional Development Plan which was focused, but simple so that it was easy to digest when reading the RPJMD draft document.

However, he added, the drafting team for the South Bangka Regency RPJMD  2021-2026 needed to pay attention to the linkages of policy directions, strategies and goals, and objectives.

For information, the Vision of South Bangka Regency for 2021–2026 is "Advanced Basel (South Bangka) in Economic Growth, Agriculture, Fisheries and Human Resources Development Based on Research, Innovation, and Mutual Cooperation".

To accomplish this vision, three missions are formulated:
1. Achieving good-quality economic growth through optimizing the creative and innovative use of agricultural, fishery, and tourism potentials by providing reliable infrastructure. 
2. Achieving high-quality human resources (HR).
3. Achieving good governance through responsive and accountable public services.
Editor (IND), Translator (ENG): Rusni Budiati
Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Prov. Kep. Babel