Bappeda Babel Susun Kajian Evaluasi dan Arah Kebijakan Pembangunan Wilayah

   

Pangkalpinang – Bertempat di ruang rapat Pulau Ketawai, Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Insani membuka Diseminasi Hasil Penelitian Kajian Evaluasi dan Arah Kebijakan Pembangunan Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (13/12/2023). Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki alokasi ruang yang terbatas, sehingga harus mampu mengelola keterpaduan sektor, spasial, serta keterpaduan antar pelaku pembangunan di dalam dan antar wilayah untuk pemanfaatan ruang tersebut.

"Untuk itu diperlukan kajian evaluasi untuk melihat sejauh mana pembangunan wilayah telah dilakukan dan juga merumuskan alternatif kebijakan untuk perencanaan pembangunan jangka menengah dan panjang," Kata Fery Insani.

Salah satu hal penting dalam pembangunan wilayah adalah pembangunan berimbang yang memanfaatkan potensi pembangunan sesuai kapasitas wilayah. Pembangunan yang dilakukan harus memenuhi tiga tujuan yaitu, pertama: produktivitas, efisiensi dan pertumbuhan; kedua: pemerataan keadilan dan keberimbangan; dan ketiga: keberlanjutan.

"Diharapkan dengan adanya kajian ini dapat menghasilkan dokumen kajian evaluasi dan arah kebijakan pembangunan wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk perencanaan pembangunan jangka menengah dan panjang, " Kata Fery Insani.

Pada kesempatan tersebut  tim peneliti Sekolah Arsitektur dan Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB yaitu Dr. Al Hilal Furqon, Dr. Nurrohman Wijaya,  dan Dr. Adenantera Dwicaksono  hadir dan memberikan pemaparan hasil kajian evaluasi tersebut secara langsung dan daring.


Bappeda Babel Disseminates Evaluation Study on Regional Development Policy Direction

Pangkalpinang - Taking place in the meeting room of Pulau Ketawai, the Head of Bappeda of Kepulauan Bangka Belitung Province, Fery Insani opened the Research Results Dissemination of Evaluation Study on  Regional Development Policy Directions of Kepulauan Bangka Belitung Province, Wednesday (13/12/2023). In his remarks, he said that the Kepulauan Bangka Belitung Province has limited space to manage and allocate in sectors and spatially and needs to integrate all development actors within and among regions.

"For this reason, an evaluation study is needed to see the extent to which regional development has been carried out and also formulate alternative policies for medium and long-term development planning," said Fery Insani.

One of the important things in regional development is balanced development that utilizes development potential according to regional capacity. The development carried out must fulfill three objectives: first, productivity, efficiency, and growth; second, equal distribution of justice and balance; and third, sustainability.

"We hope this study can produce an evaluation and regional policy direction of the Kepulauan Bangka Belitung Province for medium and long-term development planning," said Fery Insani.

On this occasion, the research team of the School of Architecture and Planning and Policy Development (SAPPK) ITB, namely Dr. Al Hilal Furqon, Dr. Nurrohman Wijaya, and Dr. Adenantera Dwicaksono were present. They presented the results of the evaluation study on-site and online.

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Translator: 
Adi MishaDi
Editor: 
Rusni Budiati
Sumber: 
Bappeda Prov. Kep. Babel