Kepala Bappeda Babel Buka Asistensi Penyusunan RAD SDGs

Pangkalpinang, Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Insani membuka kegiatan Asistensi Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Sustainable Development Goals (SDGs) Bagi Provinsi dan Kabupaten/Kota, di ruang rapat Pulau Ketawai, Senin (13/12).

Fery Insani mengatakan, Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan merupakan Agenda 2030 yang menjadi kesepakatan pembangunan berkelanjutan berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan. TPB/SDGs berprinsip Universal, Integrasi dan Inklusif, untuk meyakinkan bahwa tidak ada satupun yang tertinggal atau disebut No One Left Behind.

SDGs, menurut Fery Insani bertujuan untuk menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang inklusif dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Untuk itu penting untuk menerjemahkan SDGs ke dalam dokumen perencanaan daerah, dengan cara mengintegrasikan target dan indikator SDGs kedalam RPJMD, RKPD, dan Renstra Perangkat Daerah, serta perlu juga dipastikan program dan kegiatan dalam RAD dituangkan kedalam perencanaan dan penganggaran tahunan di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota,” kata Fery Insani.

Pada kesempatan yang sama Khairanis Rahmanda dari Sekretariat SDGs Nasional mengharapkan pelaksanaan TPB/SDGs di daerah tidak hanya sampai penetapan RAD, menurutnya perlu dipastikan juga program dan kegiatan dalam RAD dituangkan dalam perencanaan dan penganggaran tahunan (RKPD dan Renja) di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Selain itu juga, Pemerintah Daerah perlu memastikan kolaborasi program dan kegiatan non-pemerintah serta memastikan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan dalam pelaksanaan SDGs telah dilakukan dengan baik.

"Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga harus terus melakukan kolaborasi multipihak dengan aktor non-pemerintah baik dalam melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan TPD/SGGs di daerah, termasuk mendokumentasikan praktik baik dengan sebagai pembelajaran pelaksanaan TPB/SDGs di daerah," kata Khairanis Rahmanda.

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Sumber: 
Bappeda Prov. Kep. Babel