Optimalkan Progres Pembangunan, Bappeda Babel Petakan Proyek Prioritas Bersama

    

Pangkal Pinang – Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengambil langkah strategis untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan progres pelaksanaan Daftar Proyek Prioritas Nasional Tahun 2025 di seluruh wilayah dengan mengadakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Proyek Prioritas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2025, Selasa, 7 Oktober 2025. 

Kepala Bappeda Kepulauan Bangka Belitung, Joko Triadhi, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan momen penting untuk membangun sinergi sebagai tindak lanjut atas arahan Menteri PPN/Kepala Bappenas dalam Surat Nomor B-679/D. 9/PD. 05/08/2025. Ia menjelaskan bahwa evaluasi ini mencakup kegiatan dari perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, serta instansi vertikal, satuan kerja, dan balai kementerian.

Joko Triadhi menyambut baik penetapan proyek prioritas dari pemerintah pusat  tersebut karena dapat membuka peluang besar kolaborasi. Ia berharap dengan terbukanya informasi kegiatan instansi vertikal, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kebutuhan yang relevan dan segera merancang proyek bersama yang akan mempercepat pembangunan daerah secara terintegrasi. Ia juga menekankan bahwa kinerja pelaksanaan proyek tahun ini akan menjadi masukan utama bagi Bappenas dalam menentukan perencanaan dan pendanaan di tahun-tahun mendatang.

"Kita ambil sisi positifnya. Sehingga nanti akan memudahkan kita mendesain kira-kira apa yang bisa kita kolaborasikan dengan kawan-kawan dari kementerian." kata Joko Triadhi di ruang rapat Pulau Ketawai.

Menanggapi arahan untuk mempertimbangkan efisiensi anggaran sesuai instruksi presiden, Joko Triadhi mengajak semua pihak untuk berkomitmen penuh. Ia juga menyuarakan harapannya agar ke depan proses penetapan Proyek Prioritas Nasional dapat lebih melibatkan pemerintah daerah sejak awal untuk mencapai kesepakatan mengenai proyek yang diusulkan dan kriterianya.

"Ketika ini sudah ditetapkan sebagai proyek prioritas, tolong dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," tegasnya. 

Menutup sambutannya, Joko Triadhi mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi keterbatasan fiskal. Ia menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk memastikan perencanaan yang dihasilkan terintegrasi dan berkualitas tinggi di tengah kondisi yang menantang.

"Kita lebih memperkuat kebersamaan kita agar bisa sama-sama kita selesaikan," katanya sambil menawarkan diri untuk menjalin komunikasi yang sangat terbuka dan menerima masukan konstruktif demi kemajuan pembangunan Babel.


Optimizing Development Progress, Bappeda Babel Maps Priority Projects

Pangkal Pinang – Bappeda of Kepulauan Bangka Belitung Province has taken a strategic step to evaluate and optimize the progress of the implementation of the 2025 National Priority Project List across the province by holding a Coordination Meeting for the 2025 Priority Project Implementation in the Kepulauan Bangka Belitung Province on Tuesday, October 7, 2025.

The Head of Bappeda of Bangka Belitung, Joko Triadhi, emphasized that the meeting was a crucial opportunity to build synergy to follow up on the direction of the Minister of National Development Planning/Head of Bappenas, as addressed in Letter Number B-679/D.9/PD.05/08/2025. He explained that this evaluation encompasses activities from provincial and regency/city government agencies, as well as vertical agencies, work units, and ministry stations.

Joko Triadhi welcomed national priority projects, as they open up significant opportunities for collaboration. He hopes that by disclosing information on projects conducted in vertical agencies, regional governments can identify relevant needs and quickly design joint projects that will accelerate integrated regional development. He also emphasized that this year's project implementation performance will be a key input for Bappenas in determining planning and funding in the coming years.

"Let's take this positively. This will make it easier for us to design what we can collaborate on with our colleagues from the ministries," said Joko Triadhi in the Ketawai Island meeting room of the Bappeda office.

Responding to the directive to budget efficiency as instructed by the president, Joko Triadhi requested all parties to fully commit. Nevertheless, he also expressed his expectation that in the future, the process of determining National Priority Projects would involve regional governments from the outset, so that the proposed projects and their criteria are agreed upon.

"Once this has been designated a priority project, please implement it as well as possible," he emphasized.

Concluding his remarks, Joko Triadhi urged all participants to strengthen their togetherness in the face of fiscal constraints. He emphasized that synergy and collaboration are keys to ensuring integrated and high-quality planning amidst challenging conditions.

“Let’s strengthen our alliance so that we can solve this problem together," he said, offering to maintain open communication and accept constructive input for the sake of the development of Bangka Belitung.

Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Translator: 
Rusni Budiati
Editor: 
Rusni Budiati
Sumber: 
Bappeda Prov. Kep. Babel