Pangkalpinang, Tiga hari lagi, tepatnya pada Jumat (05/04), Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020.
Menurut Kabid Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra, Musrenbang akan dilaksanakan di Restoran Gale-gale, dan dibagi menjadi dua acara. Pagi sampai siang akan dilakukan pembukaan Musrenbang, sedangkan untuk siang sampai sore akan di adakan Rapat Pleno.
"Pastikan kembali kesiapan kita dalam melaksanakan Musrenbang, pastikan tidak ada yang tertinggal dalam persiapannnya," ingat Agung pada saat Standing Meeting di halaman Kantor Bappeda Kep. Babel, Selasa (02/04).
Musrenbang sendiri bertujuan untuk melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan penyepakatan terhadap rancangan RKPD yang telah disusun, dengan menjaring aspirasi dan kebutuhan pemangku kepentingan, sehingga menjadi prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2020.
Pada saat rapat pleno, menurut Agung akan dibagi menjadi tiga desk, Infrastruktur dan Kewilayahan, Perekonomian dan SDA, serta Sosial, Budaya dan Pemerintahan. Di dalam desk ini akan diikuti, Perangkat Daerah (PD), Mitra Kerja, Bappeda Kabupaten/Kota dan Masyarakat.
"Akan ada tiga yang akan disepekati pada saat Rapat Pleno, pertama hasil verifikasi Rakor Renja dan Trilateral Meeting, kedua sasaran pembangunan daerah dan prioritas pembangunan Tahun 2020, serta ketiga, terkait usulan tambahan yang dibahas pada masing-masing bidang," ungkap Agung Dwi Chandra.
Terkait Trilateral Meeting yang akan diselenggarakan sehari sebelumnya (04/04) di Kantor Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra menambahkan, Trilateral Meeting akan diikuti oleh Perangkat Daerah, Bappeda Kep. Babel dan Bappeda Kabupaten Kota.
"Kita akan membuka desk untuk masing Perangkat Daerah, jadi setiap PD ada satu desk, yang didalamnya akan diikuti oleh minimal Sekretaris PD, Kasubag Perencanaan, operator, Mitra Kerja sebagai pendamping dengan koodinator Eselon 3 dan 4 Bidang di Bappeda. Dari PIEPD akan ada PIC yang menjadi penghubung untuk masing-masing bidang," ungkapnya.
Ada lima point yang dibahas pada saat Trilateral Meeting, pertama Hasil Rakor Renja PD dan hasil Musrebang Kabupaten/Kota. Kedua, memverifikasi usulan bantuan keuangan untuk Kabupaten/Kota. Ketiga memverifikasi pokok pikiran DPRD.
"Sedangkan yang untuk point empat dan lima, akan dibahas terkait verifikasi usulan dana Dekon TP serta usulan DAK Kabupaten/Kota," pungkasnya.