Pangkalan Baru, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyampaikan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 akan mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Peningkatan Kesehatan dan Pendidikan Masyarakat”. Tema ini akan dikaitkan dengan pengembangan infrastruktur, terutama konektivitas antar pulau.

Hal tersebut disampaikan Erzaldi Rosman pada saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020 di Restoran Gale-gale, Jumat (05/04).

Erzaldi Rosman menjelaskan, tema pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020, memperhatikan apa yang menjadi arahan Presiden terkait Rencana Kerja Pemerintah dan Kebijakan Ekonomi Makro serta Pokok-pokok Kebijakan Fiskal Tahun Anggaran 2020.

Ada empat hal yang menjadi arahan Presiden. Pertama, tahapan kerja harus tetap berjalan secara berkesinambungan berkelanjutan. Kedua, untuk menjaga keberlangsungan pembangunan nasional dengan tetap memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia.

Ketiga, rencana kerja dan penganggaran harus mampu mengantisipasi dinamika perekonomian dunia yang terus bergerak berubah dengan sangat dinamis; serta keempat harus menjaga momentum kinerja perekonomian yang tumbuh dengan positif, mengingat APBD memiliki keterbatasan, maka harus diciptakan inovasi sinergi yang melibatkan dunia usaha

"Selaras dengan tema pembangunan pemerintah pusat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam RKPD Tahun 2020, mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Peningkatan Kesehatan dan Pendidikan Masyarakat”, katanya.

Pembangunan SDM menurut Erzaldi, menjadi tantangan yang besar, terutama upaya untuk meningkatkan partisipasi pendidikan pada jenjang menengah dan tinggi, meningkatkan mutu pembelajaran yang berkualitas, menciptakan tenaga pendidik yang berkualifikasi baik, menurunkan kematian ibu dan bayi, menurunkan stunting balita, mengatasi kemiskinan, serta mempersiapkan diri untuk memasuki era bonus demografi.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia akan dikaitkan dengan pengembangan infrastruktur, terutama konektivitas antar pulau. Menurut Gubernur, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah pusat dalam lima tahun terakhir ini sedikit dirasakan oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Bukannya tidak ada, ada, seperti pengembangan bandara udara dan beberapa ruas jalan dalam rangka peningkatan konektivitas darat kita, mengingat daerah kita ini merupakan daerah pariwisata," ungkapnya.

Walaupun pemerintah pusat sudah bergerak dalam pengembangan SDM, menurut Erzaldi Rosman, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terus mengembangkan infrastruktur. Hal ini dikarenakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan Provinsi Kepulauan yang rentan terhadap inflasi.

"Inilah yang akan kita fokuskan juga, akan kita kaitkan dengan program kita yang kedepannya sudah mengarah pada SDM, pendidikan vokasi, kesehatan dan sebagainya, tetapi pengembangan infrastruktur dalam memperkuat konektivitas di Bangka Belitung," ungkapnya.

Dalam mewujudkan pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur menekankan untuk memperkuat serta meningkatkan sinergi dan koordinasi antar Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Legislatif, Eksekutif serta Pemangku Kepentingan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gubernur memberikan apresiasi kepada Legislatif yang telah mengukirkan rekor sebagai Provinsi pertama yang mengajukan Rancangan APBD 2019 yang pertama kepada Kemendagri.

"Ini luar biasa, 18 tahun Provinsi ini berdiri, Legislatif kita telah berhasil mengukir sejarah sebagai yang pertama mengajukan RAPBD ke Kemendagri," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, diberikan juga Thropy dan Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah kepada Kabupaten/Kota atas prestasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pencapaian pembangunan daerah. Terbaik I diraih Kabupaten Bangka, terbaik II diraih Kabupaten Bangka Tengah, dan terbaik III diraih Kabupaten Bangka Barat.

Penghargaan juga diberikan kepada Kabupaten/Kota atas penyampaian Laporan pengendalian dan Evaluasi hasil Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota tahun 2018 secara tertib dan tepat waktu, diberikan kepada Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

Selain itu diberikan juga Penghargaan Kabupaten Kota Sehat, kepada abupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Barat, atas partisipasi dalam penyelenggaraan Kabupaten/Kota sehat kategori “ SWASTI SABA WISTARA.

Penghargaan juga diberikan kepada Kabupaten/Kota atas partisipasi dalam penyelenggaraan Kabupaten/Kota sehat kategori: “SWASTI SABA PADAPA diberikan kepada: Kabupaten Belitung, Kabupaten Bangka Tengah dan Kota Pangkalpinang.

Pada Musrenbang kali ini, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PPN/Bappenas ikut memberikan paparan terkait arah pembangunan di tahun 2020, serta Diskusi Panel dengan narasumber dari BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pertanian. Pada sesi terakhir dilakukan Rapat Pleno untuk membahas materi rancangan RKPD Tahun 2020.