Pangkalpinang – Selama dua hari, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) menyelenggarakan Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022 (PPD 2022). Pada hari pertama (14/02), dilakukan penilaian terhadap Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Tengah. Sedangkan pada hari kedua (15/02), dilakukan penilaian terhadap Kabupaten Bangka Barat.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra mengatakan bahwa Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022 merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang berprestasi dalam menghasilkan perencanaan berkualitas dan mencapai target pembangunan daerah.

Menurutnya, terdapat pembaruan dalam PPD 2022. Pertama, penguatan sistem penilaian menggunakan aplikasi web-based untuk user pusat (Tim Penilai Internal/TPI, Tim Penilai Utama/TPU, dan Tim Penilai Teknis/TPT) dan user daerah (provinsi, kabupaten, dan kota). Kedua, penilaian menjadi lebih komprehensif dan adaptif dengan penambahan item penilaian terkait perencanaan dan pencapaian pemerintah daerah untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Ketiga, penguatan informasi daerah menjadi lebih komprehensif melalui perluasan sistem yang dapat mengakses informasi kabupaten/kota. Keempat, berdasarkan lessons learned proses penilaian sebelumnya, dimana unsur leadership menjadi penting untuk dipertimbangkan, akan dibuka kesempatan  bagi kepala daerah untuk terlibat dalam penilaian tahap dua, yaitu saat dilaksanakan presentasi dan wawancara.

“Penghargaan Pembangunan Daerah bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah dalam menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan,” kata Agung Dwi Chandra pada saat membuka Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022 (PPD 2022) Kabupaten Bangka, melalui virtual meeting (14/02).

Ditambahkan Agung Dwi Chandra, PPD 2022 diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan pembangunaan daerah.

“PPD diharapkan dapat menjadi motivasi dan pembelajaran bagi pemerintah daerah, sehingga apa yang kita lakukan dapat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” kata Agung Dwi Chandra.


Babel Holds Phase II 2022 PPD Assessment  for Regency/Municipality Level

Pangkalpinang – For two days, the Provincial Government of Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) holds the Phase II Assessment of the 2022 Regional Development Award (PPD 2022). On the first day (14/02), the assessment is conducted on the Bangka Regency and the Central Bangka Regency. Meanwhile, on the second day (15/02), the assessment is conducted on the West Bangka Regency.

Head of Regional Development Planning, Controlling, and Evaluation Division, Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra said that the 2022 Regional Development Award is a token of appreciation to provincial and district/city governments that excel in producing good-quality plans and achieving regional development targets.

According to him, there will be some updates in PPD 2022. First, there will be a strengthening of the assessment system using a web-based application for central users (Internal Assessment Team/TPI, Main Assessment Team/TPU, and Technical Assessment Team/TPT) and regional users (provincial, district, and municipal governments).  Second, the assessment becomes more comprehensive and adaptive with the addition of assessment items related to the planning and achievements of local governments for economic recovery due to the Covid-19 pandemic.

Third, strengthening regional information to become more comprehensive through the expansion of systems that can access district/municipality information. Fourth, based on the lessons learned from the previous assessment process, where the leadership element is important to consider, opportunities will be opened for heads of regional governments to be involved in the second stage of the assessment, namely during presentations and interviews.

"The Regional Development Award aims to encourage local governments to prepare planning documents that are consistent, comprehensive, measurable, and implementable," said Agung Dwi Chandra at the opening of the Phase II Assessment of the 2022 Regional Development Award (PPD 2022) of the Bangka Regency, through a virtual meeting (14/02).

Agung Dwi Chandra added that PPD 2022 is expected to strengthen the coordination and synchronization of national development and regional development planning and implementation.

"PPD is expected to be a motivation and lesson for local governments so that what we do can make impacts on the welfare of the community as a whole," said Agung Dwi Chandra.


Translator: aDi Mishadi
Editor: Rusni Budiati