Pangkalpinang – Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengajak bidang – bidang Litbang  di Bappeda kabupaten/kota untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan penelitian.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Babel, Rusdi mengatakan Bappeda Babel rencananya akan melaksanakan penelitian yang berkaitan dengan aspek sosial dan ekonomi pembangunan yang lokusnya berada di kabupaten/kota.

"Untuk itu, kami meminta dukungan kabupaten/kota, terutama daerah yang menjadi lokus penelitian, sehingga ada kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota," kata Rusdi pada saat membuka Rapat Koordinasi Innovative Goverment Award (IGA) dan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), Selasa (24/05).

Terkait Innovative Goverment Award (IGA), menurut Rusdi, pelaksanaan IGA sudah dimulai dari sosialisasi pelaporan inovasi daerah untuk IGA 2022 yang dilaksanakan pada awal tahun 2022. Ia mengharapkan kabupaten/kota dapat segera mempersiapkan keikutsertaan dalam IGA.

Pencapaian Innovative Goverment Award di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari tahun ke tahun semakin membaik. Menurut Rusdi, di tahun 2018, hanya Kabupaten Bangka Tengah yang mendapat kategori inovatif. Sedangkan Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Belitung Timur dan Kabupaten Bangka masih masuk kategori kurang inovatif. Untuk Kabupaten Belitung, Bangka Barat, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang masuk kategori belum mengisi data.

"Pada IGA 2021, hanya Kabupaten Bangka Barat yang mendapat kategori kurang inovatif, untuk provinsi dan kabupaten/kota lainnya sudah mendapat kategori inovatif," kata Rusdi.

Untuk Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2021, menurut Rusdi, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masuk dalam kategori tinggi. "Untuk Kabupaten Belitung, Bangka Tengah, Bangka, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang masuk kategori tinggi, sedangkan Kabupaten Bangka Barat dan Belitung Timur masuk kategori sedang," kata Rusdi.


Bappeda Babel Invites Collaboration on Research and Innovation    

Pangkalpinang – The Research and Development Division of the Bappeda of Kepulauan Bangka Belitung Province (Babel) invites the R&D divisions of Bappeda in regencies/municipality   to collaborate in conducting research.

Head of Research and Development of Bappeda Babel, Rusdi, said Bappeda Babel plans to research the social and economic aspects of development, the locus of which is in the regency/municipality.

"For this reason, we ask for the support from regencies/municipality, especially those whose areas become the locus of research, so that there will be collaboration between the provincial and regency/municipal governments," said Rusdi in the opening of Coordination Meeting on Innovative Government Award (IGA) and Regional Competitiveness Index (IDSD), Tuesday (24/05).

Regarding the Innovative Government Award (IGA), according to Rusdi, the implementation of IGA started from the dissemination   of regional innovation reporting for the 2022 IGA which will be held in early 2022. He hopes that districts/cities can immediately prepare to participate in the IGA.

The achievement of the IGA in Kepulauan Bangka Belitung Province gets better every year. According to Rusdi, in 2018, only Central Bangka Regency received the innovative category. Meanwhile, Bangka Belitung Province, East Belitung Regency and Bangka Regency were still categorized as less innovative. Belitung Regency, West Bangka Regency, South Bangka Regency, and Pangkalpinang Municipality  did not submit the data.

"In IGA 2021, only West Bangka Regency got the less innovative category, while the province and other regencies/municipality  received the innovative category," said Rusdi.

For the 2021 Regional Competitiveness Index (IDSD), according to Rusdi, Kepulauan Bangka Belitung Province is in the high category. "The category for Belitung , Central Bangka, Bangka, South Bangka regencies and Pangkalpinang Municipality were  high, while West Bangka and East Belitung regencies were in the medium category," said Rusdi.


Translator: aDi Mishadi
Editor: Rusni Budiati (IN,EN)