
Pangkalpinang. Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Rapat Pleno Verifikasi Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2022, di ruang Pulau Ketawai, Senin (05/04).
Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, Rapat Pleno dilaksanakan untuk mengali informasi, memantapkan dan memutuskan usulan kegiatan yang telah dibahas bersama perangkat daerah pada saat verifikasi Rencana Kerja PD.
"Pada rapat pleno inilah kesempatan kita untuk mencermati lagi apa saja yang menjadi usulan dari perangkat daerah, terutama usulan yang tidak dapat diakomodir pada saat verifikasi Renja," kata Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada saat membuka rapat pleno.
Joko Triadhi mengatakan bahwa peran serta seluruh bidang menurut diperlukan pada saat sidang pleno, apalagi perencanaan dengan pendekatan tematik, holistik, integratif dan spasial memiliki keterkaitan antar bidang.
"Ada keterkaitan pada setiap usulan kegiatan, misalkan pada bidang infrastruktur kegiatan tersebut tidak prioritas, namun bila dilihat dari sudut pandang bidang ekonomi, kegiatan tersebut dapat mendukung kelautan, hal-hal seperti inilah yang menjadi landasan kita untuk menyepakati kegiatan mana yang akan diakomodir," kata Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurutnya, hasil dari rapat pleno, akan dibawa pada sidang kelompok saat Musrenbang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan dilaksanakan pada 7 April nanti.
"Setelah sidang kelompok saat Musrenbang, akan dilaksanakan rapat pleno, dengan pemaparan hasil sidang kelompok oleh setiap ketua sidang kelompok, tanggapan, penajaman, dan klarifikasi dari seluruh peserta Musrenbang RKPD untuk disepakati menjadi keputusan Musrenbang RKPD," kata Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bappeda Babel Holds Plenary Meeting of Verification of Renja PD of 2022
Pangkalpinang. Bappeda of Kepulauan Bangka Belitung Province held a Plenary Meeting of Verification of Regional Apparatus’ Work Plan (Renja PD) of 2022, in the Ketawai Island room, Monday (05/04).
Secretary of Bappeda Kep. Babel, Joko Triadhi said, the plenary meeting was held to collect information, strengthen and decide on proposed activities that have been discussed with regional apparatuses during the verification of Renja PD.
"At this plenary meeting, we have the opportunity to reexamine what the regional apparatuses proposed, especially those that cannot be accommodated during the Renja verification," said Joko Triadhi at the opening of the plenary meeting.
Joko Triadhi said that the participation of all fields is needed at the plenary session, especially in the planning with thematic, holistic, integrative and spatial approaches, as there are linkages among fields.
"There are linkages among proposed activities, for example in the field of infrastructure an activity may not be a priority, but when seen from an economic point of view, the activity can support maritime affairs; things like these becoming our basis for agreeing on which activities to accommodate," said Joko Triadhi.
According to him, the results of the plenary meeting will be brought to a group meeting at the Deliberation of Development Planning (Musrenbang) of Kepulauan Bangka Belitung Province, which will be held on April 7.
"After the group meeting at the Musrenbang, a plenary meeting will be held, with the presentations of the results of the group sessions, responses, sharpening, and clarification from all musrenbang participants of the Regional Government Work Plans (RKPD) by each head of the group meeting, to be agreed upon as a decision of the Musrenbang RKPD," said Joko Triadhi.