Pangkalpinang, Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM UBB) mengadakan Workshop Metode Penelitian dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah.
Workshop yang diadakan selama empat hari dari tanggal 29 Oktober sampai 1 November 2018, diikuti Jabatan Fungsional Tertentu Peneliti, Perencana, Analisis Kebijakan Publik dan Statistisi di Bappeda Kep. Babel. Khusus untuk Peneliti, masing-masing Kabupaten/Kota mengikutsertakan satu orang Peneliti.
Menurut Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kep. Babel Arpandi, selama ini JFT Peneliti yang ada di Bappeda kesulitan untuk masuk kedalam Jurnal Nasional, diharapkan setelah mengikuti workshop dapat membuat Karya Tulis Ilmiah yang baik.
"Saya mengharapkan teman-teman dari LPPM UBB dapat membantu dan memberikan masukan terkait Karya Tulis Ilmiah, jangan sampai sampai 4 kali tidak tembus masuk ke Jurnal Nasional, karena ini juga terkait dengan angka kredit JFT," kata Arpandi saat membuka Workshop Metode Penelitian dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah, di ruang rapat Pulau Bukulimau di Kantor Bappeda Kep. Babel, Senin (29/10).
Terkait dengan nilai angka kredit JFT yang dianggap susah untuk didapat, Arpandi menceritakan pengalamannya sewaktu menjadi Fungsional Arsiparis. Menurutnya JFT harus gesit untuk mencari angka kredit, bisa dengan menulis atau mengikuti seminar atau workshop untuk menambah angka kredit. Selain itu menurut Arpandi, kelompok JFT apabila memungkinkan dapat ditempatkan didalam satu ruangan, sehingga dapat fokus dalam melaksanakan tugas.
Kasubbid Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan Bappeda Kep. Babel Mardani menambahkan, Bappeda Kep. Babel berkomitmen untuk meningkatkan SDM, tahun depan akan dilaksanakan workshop untuk meningkatkan SDM.
"Diharapkan hasil dari Workshop dapat diimplementasikan untuk menunjang tupoksinya masing-masing, baik itu di Kelitbangan maupun di Perencanaan," kata Mardani.
Devi Valeriani dari LPPM UBB menjelaskan output dari workshop Metode Penelitian dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah adalah Jurnal. Peserta workshop akan dibagi menjadi kelompok, yang setiap kelompok terdiri dari 3 sampai 4 orang. Jurnal sendiri berasal dari laporan yang selama ini sudah dikerjakan oleh peserta.
"Setelah pemaparan materi, Bapak dan Ibu membawa laporan yang selama telah dibuat dan hanya disimpan saja, nanti akan kami arahkan laporan bapak dan ibu menjadi jurnal sampai cara mensubmit Jurnal tersebut, output hari workshop terakhir Bapak dan Ibu sudah mempunyai template jurnal, baik itu nasional maupun internasional," pungkasnya.