Sungailiat, Bertempat di Hotel Tanjung Pesona, Senin (28/10), Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Focus Group Discussion dengan tema "Pengembangan Ekonomi Lokal Pada Sektor Perikanan".
Kasubbid Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan, Mardani mengatakan, FDG dilaksanakan guna memperkuat peran Dewan Riset Daerah dalam merumuskan masukan untuk penyusunan kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.
"FGD dilaksanakan untuk mendukung tugas dan fungsi DRD, untuk kali ini kita ambil tema "Pengembangan Ekonomi Lokal Pada Sektor Perikanan". kata Mardani pada saat FGD.
FGD yang dihadiri perwakilan Nelayan dan Perangkat Daerah dari Provinsi dan Kabupaten/Kota, diisi dengan paparan tiga Narasumber, dari Aruna, DRD Kep. Babel dan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurut Irham Ahada dari Aruna, aplikasi Aruna bertujuan untuk menghubungkan Nelayan agar dapat bertransaksi langsung kepada pembeli. Aruna melakukan efisiensi mata rantai perdagangan perikanan yang ada, sehingga dapat memberikan benefit maksimal bagi mitra Nelayan dan pembeli.
Dengan cara ini, Nelayan mendapatkan kepastian pasar dan harga yang lebih baik dan pembeli juga mendapatkan produk dengan kualitas yang sesuai.
"Kami perusahaan teknologi yang fokusnya pada sektor perikanan, Aruna merupakan salah satu produk kami yang bertujuan untuk menghubungkan Nelayan dengan pembeli," ungkap Irham Ahada.
Sektor perikanan Indonesia mempunyai potensi yang besar dengan nilai ekonomi sekitar USD 1 Triliun dengan produksi 6,4 juta ton produksi ikan pertahun.
"Aruna mempunyai visi untuk memberikan kado terindah pada 100 tahun Indonesia merdeka, dengan menjadikan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Maritim di tahun 2045," harap Irham Ahada.
Pada kesempatan yang sama Andriyadi dari DRD Kep. Babel mengatakan, Aruna merupakan salah satu contoh penerapan inovasi berbasis teknologi.
Selain itu, menurutnya, perlu adanya penerapan inovasi berbasis teknik SDM dan lingkungan pada sektor Bahari.
"Aruna merupakan penerapan inovasi berbasis teknologi, kehadiran aplikasi Aruna dapat kita syukuri, walaupun sifatnya baru trading, ini berpotensi untuk dikerjasamakan dengan Pemerintah Daerah," kata Andriyadi.