
Pangkalpinang, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Kep. Babel) Fery Insani menekankan perencanaan pembangunan dilakukan dengan pendekatan Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial.
Fery Insani mencontohkan, Program Pengurangan Stunting bukan hanya menjadi tanggungjawab Dinas Kesehatan, ada beberapa Perangkat Daerah yang ikut membantu program tersebut.
"Intinya sebuah program dikeroyok bersama-sama antar Perangkat daerah, walaupun lead ada di salah satu Perangkat Daerah," kata Fery Insani pada saat membuka Forum Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial di ruang Rapat Ruang Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel, Senin 19 Maret 2018.
Selain perencanaan pembangunan yang dilakukan dengan pendekatan Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial, menurut Fery Insani, kebijakan anggaran belanja menggunakan pendekatan money follow priority programme.
"Buatlah program yang penting dan berguna, kalau dulu pendekatannya money follow function, untuk sekarang digunakan pendekatan money follow priority program," kata Fery Insani.
Lebih jauh Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintahan, Bappeda Kep. Babel Agung Dwi Chandra menambahkan, tema dan prioritas daerah tahun 2019 menjadi acuan dalam pembuatan program dan kegiatan dengan pendekatan Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial.
"Tema Rancangan Tema RKPD Tahun 2019 yaitu Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi melalui Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas," lanjut Agung Dwi Chandra.
Ditambahkan Agung Dwi Chandra, ada lima yang menjadi prioritas daerah, yaitu Pengembangan Pembangunan Agropolitan, Pengembangan Pariwisata, Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Pengembangan Energi Dan Infrastruktur Kewilayahan serta Pembangunaan Demokrasi.
"Program yang masuk dalam prioritas daerah akan mendapatkan anggaran yang besar, karena akan anggaran difokuskan pada prioritas nasional," lanjutnya.
Menurut Agung Dwi Chandra, untuk kegiatan yang tidak masuk dalam prioritas daerah akan dimasukkan dalam Pembangunan Lintas Bidang," kata Agung Dwi Chandra.
"Ada delapan Pembangunan Lintas Bidang di tahun 2019, Pembangunan Bahari, Pengembangan Tata Kelola Pertambangan, Peningkatan Pendapatan Pemerintah Daerah, Pembangunan Pendidikan, Pembangunan Kesehatan, Peningkatan Tata Kelola Birokrasi Dan Pelayanaan Publik, Peningkatan Pembangunan Bidang Kebencanaan serta Pengendalian Lingkungan Hidup," kata Agung Dwi Chandra.



