
Pangkalpinang, Belanja langsung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2019 diproyeksikan sebesar Rp 916.509.745.000, angka tersebut diluar Dana Alokasi Khusus Fisik dan Non Fisik.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Kep. Babel) Fery Insani, dari hasil pembahasan, pada e-Planning didapat total pagu indikatif untuk belanja langsung sebesar Rp 1.071.259.927.050.
"Dari total pagu indikatif belanja langsung yang ada di e-planning, Rp 154.750.182.050 akan dibahas lagi oleh TAPD, yang kemudian diputuskan Gubernur," kata Fery Insani pada saat Forum Pasca Musrenbang di Ruang Rapat Pasir Padi Lt III Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (09/05).
Ditambahkan Fery Insani, pagu indikatif Rancangan Akhir RKPD 2019 akan dijadikan bahan untuk Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2019.
"Pagu indikatif Rancangan Akhir RKPD 2019 merupakan hal yang final, kecuali ada kebijakan secara top down yang merupakan kebijakan dari Gubernur," sambung Fery Insani.
Di tahun 2019 menurut Fery Insani, Pemprov. Kep. Babel tidak membangun gedung baru dan menunda pengadaan kendaraan bermotor, untuk kendaraan bermotor baru akan diusulkan melalui anggaran perubahan dengan mengganti kendaraan lama dengan yang baru.
"Untuk pembangunan gedung promosi yang diajukan Dinas KUMKM, diusulkan dengan pola KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha)," kata Fery Insani.
Pada RKPD 2019 Prov. Kep. Babel, terdapat lima Prioritas Pembangunan Daerah, dengan 201 Program dan 1.389 Kegiatan.





