Pangkalpinang, Data harus menjadi perhatian dalam melakukan usulan Prioritas Daerah untuk di danai oleh APBN dan juga Prioritas Nasional yang akan dilaksanakan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Bappeda Kep. Babel Joko Triadhi pada saat Persiapan pelaksanaan Rakortek di ruang rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel, Kamis, (14/02).

Rakortek merupakan bentuk pelaksanaan sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan antara pusat dan daerah dalam pencapaian target pembangunan nasional. Untuk tahun ini, Rakortek akan diselenggarakan di Kota Padang dari tanggal 25 Februari sampai 1 Maret 2019.

"Acara ini penting bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, acara ini merupakan wadah untuk menyampaikan usulan yang menjadi prioritas di daerah kita untuk di danai oleh APBN atau ada prioritas nasional yang akan  dilaksanakan di daerah kita," ungkap Joko Triadhi pada saat pembukaan. 

Selama ini usulan yang disampaikan masih banyak yang belum diakomodir oleh Pemerintah Pusat. Menurutnya, data menjadi salah satu masalahnya. Selain itu juga, lokasi kegiatan yang belum ditentukan dapat menjadi penghalang daerah untuk mendapat kucuran dana dari pusat.

 "Dalam perencanaan, data menjadi suatu hal yang sangat penting, selain menjadi indikator pencapaian, data dapat menjadi menentukan kondisi dan kebutuhan pembangunan di daerah," ujar Joko Triadhi.

Joko Triadhi juga berpesan untuk meningkatkan koordinasi. Baik itu Bappeda di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota harus dapat mengkoordinir Perangkat Daerah.

"Kita harus mengarahkan PD kita untuk secara intens melakukan pendekatan kepada Kementerian/Lembaga yang ada di pusat, agar kita mengetahui apa saja yang menjadi prioritas K/L yang dilaksanakan di kita, atau ada peluang untuk mengusulkan usulan kita," ungkapnya.

Ditambahkan Kabid Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Agung Dwi Chandra, hasil pelaksanaan Rakortek penting bagi Pemerintah Pusat, karena akan menjadi bahan penyempurnaan program, kegiatan, proyek K/L, lokasi dan target dalam RKP dan menjadi penyusunan Rancangan Awal Renja K/L, serta menjadi dasar pembahasan dalam Musrenbangnas.

"Di daerah, hasil Rakortek, akan menjadi bahan penyempurnaan program, kegiatan, proyek daerah, lokasi dan anggaran daerah yang mendukung PN dalam Ranwal RKPD dan Ranwal Renja PD, serta menjadi dasar pembahasan dalam Kortek Provinsi dan Musrenbang Provinsi," pungkasnya.