Kepala Distanbunak Babel Toni Batubara mengakui dampak kemarau saat ini mulai dirasakan petani di Bangka Belitung.
Namun pihaknya belum mendapat laporan mengenai adanya petani yang gagal panen akibat kemarau.
"Dampaknya sudah terasa. Kalau kemarau terus berlanjut bisa pengaruh terhadap musim tanam padi. Soalnya musim tanam padi kan biasanya Oktober dengan Maret," ungkap Toni Batubara.
Sehubungan dengan masalah kemarau dan pengembangan pertanian sawah, menurut Toni salah satu yang dibutuhkan petani adalah ketersediaan sumur bor.
Untuk itu pihaknya sudah menganggarkan program pembuatan sumur bor untuk petani sawah di kabupaten Bangka Selatan.
"Sudah kita anggarkan dari APBD 2015 program sumur bor sebanyak 68 unit untuk Bangka Selatan," ujar Toni.
Ketahanan Pangan, Hilirisasi, dan Pariwisata Jadi Fokus Pembangunan Bangka Belitung 2027
15/04/2026 - 17:03