ntuk meningkatkan kemampuan teknis budidaya ikan air tawar bagi penyuluh maupun masyarakat. Dinas Kelautan dan perikanan Kabupaten Bangka Tengah, mengelar diseminasi teknologi budidaya perikanan di Kantor Balai Benih Ikan (BBI) Koba selama empat hari sejak Selasa hingga Jumat besok (hari ini-red).

Kepala DKP Bateng, Dedy Muchdiyat melalui kepala BBI Koba, Hermanto mengatakan kegiatan Diseminasi Teknologi budidaya perikanan ini, diikuti diikuti oleh 15 penyuluh dan perwakilan masyarakat pembudidaya perikanan.
" Kegiatan ini, selain ajang silahturahmi dan meningkatkan kemampuan penyuluh maupun masyarakat dalam rangka menuju Bateng sebagai sentra produksi ikan di Provinsi Babel," ujar Hermanto.

Dikatakan Hermanto, saat ini, sudah sejak 2006 lalu, sudah ada 24 unit pembenihan ikan rakyat (UPR) milik kelompok masyarakat yang tersebar di beberapa wilayah di Bangka Tengah.
Adapun saat ini, konsentrasi pengebangan benih ikan ini, yakni budidaya jenis ikan lele sangkuriang dan Nila.

" Dari 24 Unit UPR itu, saat ini, Kabupaten Bateng, dapat menyediakan sebanyak 300 ribu bibir per siklus per UPR," ucapnya.