Pangkalpinang (09/01), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RPKD) merupakan tahapan yang harus dilakukan dalam mencapai milestone. Hal tersebut dikemukakan Kepala Bappeda Kep. Babel Fery Insani pada saat Rapat Penyusunan RKPD Tahun 2020.
"Bila RPJMD itu diibaratkan sebuah milestone, RPKD ini merupakan tahapan yang harus dilakukan dalam mencapai milestone tersebut," kata Fery pada saat Rapat di Ruang Rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel (09/01).
RKPD Tahun 2020 merupakan tahun ketiga dari RPJMD 2017-2022. Merujuk dari RPJMD, di tahun 2020 yang menjadi tema prioritas pembangunan daerah adalah, "Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kesehatan masyarakat dan pendidikan masyarakat".
Menurut Fery Insani, dokumen perencanaan seperti RKPD dan RPJMD, merupakan penjabaran dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur yang dikonkritkan dalam dokumen perencanaan.
"Karena itu, dalam menyusun program dan kegiatan, kita tidak boleh lari dari RPJMD, karena RPJMD sudah di ikat dengan Perda dan juga merupakan komitmen politik," katanya.
Dalam menyusun dokumen perencanaan menurut Fery Insani, dilakukan melalui pendekatan money follow program. "Dengan pendekatan money follows program, penganggaran lebih fokus pada program atau kegiatan yang terkait dengan milestone," lanjutnya.
Namun Fery Insani mengingatkan, dalam mencapai itu harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Terkait postur APBD, menurutnya APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih cukup ideal dan sangat kredibel.
Ditambahkan Fery Insani, di tahun 2020, Pemprov Kep Babel akan melakukan beberapa hal. Selain akan melakukan perubahan RPJMD, diwacanakan perampingan Perangkat Daerah (PD). Dengan adanya perampingan, selain dapat menghemat, perampingan dianggap dapat membuat PD menjadi lebih lincah.
"Rencananya kita akan melakukan revisi RPJMD yang akan digunakan sampai dengan tahun 2022. Karena masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur sudah berakhir, tahun 2022 sampai 2024, kita akan menggunakan RPJMD transisi," ungkapnya.
Walaupun ada kekosongan, Fery Insani menegaskan, pemerintahan dan pelayanan publik akan tetap berjalan.
Pada saat Rapat, dipaparkan juga hasil rumusan dari Tim Kelompok Kerja (Pokja) Penyusunan RKPD Tahun 2020, serta pemaparan dari Tim Advisori Bangka Belitung Rino Wicaksono dan Safari ANS.