Pangkalpinang, Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan Bimbingan Teknis Aplikasi SIMDA Perencanaan (Simcan) selama dua hari, dari 28 sampai 29 November 2018. Bimtek diikuti Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Prov. Kep. Babel.

Sekretaris Bappeda Kep. Babel Joko Triadhi mengatakan, aplikasi Simcan yang dikembangkan BPKP akan digunakan pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020.

"Kita tidak memulai dari nol, karena pihak BPKP sudah menarik database dari e-Planning yang sebelumnya, sehingga tidak memulai dari awal, namun perlu di cek lagi apakah sudah sesuai," kata Joko Triadhi pada saat membuka Bimtek, di ruang rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel, Rabu (28/11).

Selain sudah terintegrasi dengan aplikasi Simda Keuangan, aplikasi Simcan sudah terdapat Standar Satuan Harga (SSH) dan Analisa Standar Biaya (ASB). Sehingga bersamaan dengan penyusunan dokumen Perencanaan, Perangkat Daerah (PD) juga menyusun rencana belanja kegiatan.

Integrasi aplikasi dan penyusunan rencana belanja kegiatan, merupakan arahan dari Korsupgah KPK, yang dimana pada saat penyusunan dokumen perencanaan sudah diketahui aktivitas belanja yang akan dilakukan.

"Menurut KPK, hal tersebut dilakukan untuk menutup celah tindak pidana korupsi," katanya

Simcan sendiri menurut Joko Triadhi, akan digunakan pada minggu pertama bulan desember, bersamaan dengan dimulainya tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020.

"DI bulan Februari, Simcan akan mulai digunakan secara penuh di Perangkat Daerah, pada saat penyampaian Rancangan Awal RKPD sebagai pedoman penyusunan Renja PD, untuk itu mohon kerjasama semua pihak untuk mempersiapkan hal tersebut," ungkapnya.

Fenry M. Silaban dari BPKP Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kesiapan mendukung penggunaan aplikasi Simcan dalam penyusunan RKPD Tahun 2020, bahkan pihak BPKP mempersilahkan PD yang ingin berkonsultasi.

"Walaupun di jadwal kami di Juni 2019, namun kami siap, yang penting kerjasama antara kita baik, jadi mohon kerjasamanya," katanya.