
Pangkalpinang, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, melantik Dewan Riset Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DRD Babel) periode tahun 2017-2022, di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Selasa (12/12).
Hatamar Rasyid dilantik menjadi Ketua DRD Babel dengan Wakil I Saparudin dan Wakil II Zaidan. Sekretaris DRD Babel dijabat Wahyudi Himawan dengan Wakil Sekretaris I Adhari. Adapun Bendahara dan Wakil Bendahara dijabat, Ety Fahriaty dan Mirdayati. Didalam struktur organisasi DRD Babel ada delapan bidang yang masing-masing terdapat koordinator dan anggotanya.
Erzaldi Rosman berpesan kepada tim DRD Babel untuk saling bekerjasama, jangan bekerja sendiri dan tidak saling mempertahankan pendapat serta langsung melakukan diskusi intens.
"Setelah dilantik ini, langkah-langkah apa yang diambil dalam penelitian ini , langsung diimplementasikan, berkenaan dengan biaya, akan dibiayai melalui APBD," lanjutnya pada saat acara Focus Group Discussion (FGD) dan Pelantikan Dewan Riset Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Produk unggulan yang ada di Bangka Belitung akan menjadi fokus DRD Babel dalam melakukan penelitian, yang dimana lada dan mineral ikutan menjadi fokus.
"Jangan meneliti misalnya kayu jati atau meneliti hasil orang lain, fokus ke lada dan mineral ikutan, bagaimana kita meneliti barang yang sudah memiliki nilainya, kita UP nilainya," ungkapnya
Selain itu, Gubernur Babel meminta DRD Babel untuk betul-betul bekerja melakukan penelitian lada dan mineral ikutan, "disamping itu fokus meneliti lada dan mineral ikutan, dan memperkuat apa yang disampaikan oleh bapak Safari Ans, dan apa yang disampaikan harus sesuai dengan tata ruang kita," tegasnya.
Sebelum pelantikan DRD Babel, dilakukan Focus Group Discussion (FGD) yang dimana Safari Ans memaparkan tentang "Beyond Kemakmuran Babel. Dalam paparannya, Safari Ans membagi zonasi dan prioritas Kabupaten/kota yang ada di Babel. Kabupaten Bangka Selatan dengan lada, Kabupaten Belitung dengan pariwisata, Kabupaten Bangka Tengah dengan pengembangan thorium, Kabupaten Bangka Barat dengan industri Hi-tech, Kabupaten Bangka dengan perikanan, Kabupaten Belitung Timur dengan industri perkapalan serta Kota Pangkalpinang sebagai pusat bisnis.
"Pembagian zonasi dan prioritas, berdasarkan potensi dan karakteristik daerahnya masing-masing yang dalam proses pelaksanaannya saling menunjang antara daerah satu dengan daerah lainnya," papar Safari Ans.
Pada saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) dan Pelantikan Dewan Riset Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah meminta DRD Babel memberikan masukan kepada pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan, visi dan misi, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan DRD Babel.




