
Pangkalpinang, Pengembangan Pariwisata menjadi salah satu prioritas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sesuai dengan RPJMD Prov. Kep. Babel 2017-2022. Infrastruktur diharapkan mendukung keberhasilan pariwisata yang ada di Prov. Bangka Belitung.
Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kep. Babel Supianto mengatakan, infrastruktur Kawasan Strategis Prioritas Nasional (KSPN) Tanjung Kelayang dan dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang akan di tetapkan pada tahun 2018, KEK Tanjung Gunung dan KEK Pantai Timur Sungailiat harus menjadi perhatian.
"Satker (Satuan Kerja) APBN bisa membuat alternatif usulan selain yang sudah ada di Kementerian PUPR, sebagai tambahan terkait dukungan untuk KEK Tanjung Gunung dan KEK Sungailiat, ini menjadi prioritas," kata Supianto pada saat Rapat Koordinasi Pengusulan Program/Kegiatan Bidang Infrastruktur Tahun Anggaran 2019, di Ruang Rapat Pulau Ketawai Kantor Bappeda Kep. Babel, Senin (19/02).
Rapat Koordinasi Pengusulan Program/Kegiatan Bidang Infrastruktur Tahun Anggaran 2019 yang dihadiri Satker yang ada di Prov. Kep. Babel dan Perangkat Daerah di Provinsi Kep. Babel, dilakukan dalam rangka memperkuat fungsi koordinasi dan perencanaan yang sinergi antar pemerintah, pemprov dan pemkab/kota dalam pembangunanan infrastruktur berbasis pengembangan wilayah.
Pengembangan wilayah harus memperhatikan, isu strategis, kawasan strategis dan pengembangan kawasan khususnya pengusulan program/kegiatan pada satuan kerja di lingkungan kementerian PUPR Tahun Anggaran 2019 dan persiapan pengusulan kegiatan DAK bidang infrastruktur dari Kabupaten/kota Tahun Anggaran 2019.
Himler Manurung dari Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Prov. Kep. Babel, mendukung rencana KEK di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Apabila ada usulan dari pihak pemda terkait dukungan rencana KEK, kita bisa usulkan, usulan ini akan mendukung KEK yang akan diterbitkan," kata Himler Manurung.
Menurut Himler Manurung, untuk mendukung KEK pada tahun 2019, Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Prov. Kep. Babel mengusulkan pelebaran jalan menambah lajur Sungailiat sampai batas Kota Pangkalpinang sepanjang 3,06 Km. Untuk usulan Provinsi Kep. Babel tahun 2019, didominasi rehabilitasi jalan dan beberapa pelebaran jalan.
"Kami sangat mendukung KEK Sungailiat, kalau bisa empat jalur, untuk sekarang baru 3 Km, karena baru itu yang bebas, kita akan koordinasi ke Kabupaten Bangka apakah benar tanah tersebut sudah clear, kita akan bawa buktinya pada saat pembahasan Konreg," kata Himler Manurung.
Sedangkan untuk tahun 2018, Himler Manurung menjelaskan terdiri dari rehabilitasi jalan dan pelebaran jembatan yang tersebar di Prov. Kep. Babel.
“Total anggaran untuk tahun 2018 sebesar 139 Miliar yang tersebar di Prov. Kep. Babel, yang terdiri dari rehabilitasi jalan dan pelebaran jembatan,” kata Himler Manurung.





