Pangkalpinang, Kepala Subbid Pembangunan Inovasi dan Teknologi Bappeda Kep. Babel Adhari menegaskan, perlu perhatian khusus dalam pengembangan komoditas pertanian unggulan daerah, untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lada putih merupakan komoditas ekspor utama selain karet dan sawit.

"Hampir 80 persen lada putih diperdagangkan di pasar internasional, seperti Eropa, Amerika Serikat, Singapura, Jepang dan negara lainnya, sedangkan sisanya diperdagangkan di dalam negeri," kata Adhari pada saat ditemui di ruang kerjanya,

Menurut Adhari, sebagai produsen, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus meningkatkan nilai tambah dari lada putih, tidak hanya mengekspor dalam bentuk produk primer. "Potensi pengembangan produk turunan dari lada putih sangatlah besar, apalagi bila dikaitkan dengan upaya pengembangan perekonomian daerah melalui pengembangan industri lada putih," kata Adhari.

"Diperlukan pengembangan Klaster sebagai upaya menggerakkan perekonomian daerah menuju pengembangan kawasan industri lada putih di Provinsi Bangka Belitung, hal itu perlu dilakukan untuk menyatukan gerak langkah petani, industri dan stakeholder terkait," kata Adhari.

Bappeda Kep. Babel sendiri mengikuti Program Pendanaan Perumusan Dan Pendampingan Klaster Inovasi Tahun 2018 yang diselenggarakan Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Menurut Adhari, Proposal yang diajukan Bappeda Kep. Babel masuk dalam 10 Proposal yang lolos Seleksi Administrasi Dan Substansi Program Pendanaan Perumusan Dan Pendampingan Klaster Inovasi Tahun 2018.

"Alhamdulillah proposal yang kita ajukan dengan judul "Model Pengembangan Klaster Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Lada Putih (Muntok White Pepper) Dalam Menghadapi Globalisasi Perdagangan." lolos seleksi administrasi dan subtansi program" kata Adhari

Ditambahkan Adhari, hasil dari penyusunan model pengembangan Klaster merupakan upaya peningkatan daya saing. "Output dari penelitian ini, terbentuknya model pengembangan klaster lada putih di Provinsi Bangka Belitung dan terbentuknya forum rembug Klaster lada putih antara petani, industri dan perguruan tinggi," kata Adhari.