Pangkalpinang – Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fery Insani membuka Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2022 untuk Kabupaten Bangka Barat di ruang rapat Pulau Ketawai, Selasa (15/02).
Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu dari tiga kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masuk dalam penilaian tahap II PPD Tahun 2022. Sehari sebelumnya, dilakukan penilaian terhadap Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Tengah.
Pada saat membuka penilaian, Fery Insani mengatakan, Penghargaan Pembangunan Daerah merupakan penghargaan yang bergengsi, dimana tujuan dari PPD adalah mendorong pemerintah daerah untuk menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan.
“Yang tak kalah penting memastikan mekanisme penyusunan dokumen perencanaan, apalagi banyak ketentuan yang harus diperhatikan saat menyusunan dokumen perencanaan,” kata Fery Insani.
Ditambahkan Fery Insani, penilaian tahap II PPD dilakukan melalui presentasi dan wawancara, dengan bobot penilaian 45 persen.
"Penilaian tahap kedua dilakukan dengan cara presentasi dan wawancara. Kami harapkan dengan adanya PPD dapat memberikan motivasi dan pembelajaran untuk pembangunan daerah yang lebih berkualitas" harap Fery Insani.
Head of Bappeda Babel Opens Phase II 2022 PPD Assessment
Pangkalpinang – Head of Bappeda of Kepulauan Bangka Belitung Province, Fery Insani, opened Phase II Assessment of the 2022 Regional Development Award (PPD) on West Bangka Regency in the Pulau Ketawai meeting room, Tuesday (15/02).
West Bangka Regency is one of three regencies in Kepulauan Bangka Belitung Province going to the second phase of the 2022 PPD assessment. The day before, an assessment was carried out on the Bangka Regency and the Central Bangka Regency.
When opening the assessment, Fery Insani said the Regional Development Award is a prestigious award with the purpose to encourage local governments to make better planning documents that are consistent, comprehensive, measurable, and implementable.
"It is no less important to ensure the mechanism for the preparation of planning documents [follows the regulation – transl.], moreover there are many requirements that must be considered when formulating the planning documents," said Fery Insani.
Fery Insani said that the assessment of this phase would be carried out through presentations and interviews, and the weight of the presentation is 45 percent.
"The second stage of assessment is presentation and interview. We hope this award will motivate and provide learning for us to formulate higher quality regional development planning," said Fery Insani.
