Pangkalpinang, Bertempat di Lapangan Upacara, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (22/10), Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Kep. Babel menjadi petugas Upacara mingguan.
Kepala Bappeda Kep. Babel Fery Insani yang menjadi Pembina Upacara menyampaikan beberapa hal terkait rencana strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tahun 2019.
Pemprov Kep. Babel di tahun 2019, menargetkan ada 2 atau 3 kawasan di Prov. Kep. Babel yang masuk dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Selama ini, baru ada satu yang masuk dalam KSPN, yaitu KSPN Tanjung Kelayang.
"Kita sudah mengusulkan pelabuhan dan Kota Pangkalpinang sudah ditetapkan menjadi pusat kegiatan nasional," Kata Fery Insani di depan peserta Upacara Mingguan (22/10)
Menurut Fery Insani, di tahun 2019, Pemprov. Kep. Babel akan melakukan perubahan mendasar dalam pengelolaan APBD, seperti pengaturan penggunaan kendaraan dinas dan penerapan tunjangan kinerja (Tukin) pada ASN.
"Jadi tahun depan ASN Pemprov hanya mendapat satu tambahan penghasilan di luar gaji, yaitu Tukin," kata Fery Insani.
Terkait dengan Indikator di Provinsi Kep. Babel, ada beberapa yang perlu mendapat perhatian, seperti Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dan Stunting. Untuk KLA, baru ada satu Kabupaten yang mendapat predikat KLA, yaitu Kabupaten Bangka Tengah, sedangkan tingkat Stunting masih cukup tinggi, walaupun masih di bawah Nasional. Menurut Fery Insani, pencapaian indikator nasional perlu mendapat perhatian.
"Mudah-mudahan kedepan Provinsi Babel dapat menjadi lebih baik dan kita dapat melaksanakan tugas dengan baik," pungkasnya.