Toboali, Peningkatan sinergi dan peran sektor dalam percepatan pembangunan kawasan strategis menjadi salah satu dari sembilan kesepakatan yang ditandatangani Kepala Bappeda se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Kesepakatan ditandatangani pada hari terakhir Rapat Kerja (Raker) Kepala Bappeda se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018 yang diselenggarakan dari tanggal 14 sampai 15 November 2018 di Hotel Marina, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Pada saat penutupan Raker (15/11) Sekretaris Bappeda Kep. Babel Joko Triadhi berharap kesepakatan yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Raker ini sudah menghasilkan beberapa kesepakatan antara Kepala se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diharapkan ini bukan hanya sekedar secarik kertas yang kita tanda tangani, untuk itu diperlukan komitmen antara kita," kata Joko Triadhi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Selatan Juadi mengajak agar Kabupaten/Kota dan Provinsi dapat menyamakan gerak langkah sehingga tidak lagi kesan kompetisi. Menurutnya semua pihak harus saling support dengan melihat mana yang menjadi prioritas.

"Mudah-mudahan pertemuan selama dua hari ini dapat memberikan manfaat dan nilai ibadah bagi kita semua untuk memajukan daerah dan memajukan indonesia, karena kemajuan Indonesia di mulai dari daerah, karena tidak akan mungkin Indonesia bisa maju kalau daerah tidak maju duluan," ungkapnya.

Pembukaan Raker Kepala Bappeda se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018

Raker Kepala Bappeda se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018 dibuka oleh Bupati Bangka Selatan Justiar Noer sebagai tuan rumah Raker dengan ditandai dengan pemukulan Gong. 

Pada Pembukaan Raker, Justiar Noer mengingatkan peran Bappeda sebagai perencana di Provinsi Kep. Babel yang merupakan penggerak pencapai pembangunan. Menurutnya Bappeda perlu melakukan sinkronisasi dan sinergitas pembangunan di Provinsi Kep Bangka Belitung.

"Yang kita inginkan adanya sinkronisasi dan sinergitas pembangunan, semuanya berbagi rata, Bangka Selatan maju, Bangka Tengah maju, jika Kabupaten/Kota maju, Provinsi akan sangat maju," kata Justiar Noer pada saat pembukaan Raker di Hotel Marina, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (15/11).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kep. Babel Fery Insani memuji Bupati Bangka Selatan. Menurutnya Bupati Bangka Selatan merupakan seorang Planner. "Saya banyak belajar dari beliau yang sistematis dalam merencanakan sesuatu hal, bersyukurlah Bangka Selatan yang mempunyai Bupati yang paham dengan perencanaan," katanya.

Fery Insani mengharapkan Bappeda dapat membuat perencanaan pembangunan daerah dengan baik. Menurut akan menjadi baik apabila sudah direncanakan, walaupun ada yang tidak sesuai rencana.

"Orang bijak pernah berkata, bila kita sudah melakukan perencanaan, paling tidak sudah setengah pekerjaan kita lakukan," pungkasnya. 

Hari kedua Raker diisi juga dengan pemaparan materi dari dua Narasumber, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.