Pangkalpinang, Kualitas dokumen perencanaan tiga Kabupaten, yaitu Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Bangka Barat) yang masuk dalam penilaian tahap ke II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 dinilai sama baiknya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada saat membuka penilaian tahap ke II PPD untuk Kabupaten Bangka Barat, melalui Video Meeting, Selasa (16/02).

Menurut Joko Traidhi, penilaian tahap II yang mempunyai bobot 55 persen, dilakukan dengan wawancara dan verifikasi dapat menjadi penentu untuk menjadi Kabupaten terbaik dan mewakili Provinsi pada PPD 2021 tingkat Nasional.

"Pada penilaian tahap I, kualitas dokumen perencanaan ketiga Kabupaten hampir sama, pada penilaian tahap II ini jadi penentuan Kabupaten mana yang menjadi terbaik di PPD Tahun 2021 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Terkait penilaian PPD 2021, Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, ada beberapa hal baru yang dilakukan oleh Kementerian PPN/Bappenas RI, seperti penilaian yang dilakukan dengan aplikasi web-based dan virtual.

"Walaupun penilaian dengan menggunakan web-based dan virtual, hal ini tidak mengurangi esensi dan kualitas dari penilaian PPD Tahun 2021," tegas Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dari sisi subtansi penilaian PPD 2021, Kementerian PPN/Bappenas RI memasukkan perencanaan lingkungan dan perencanaan penanganan dan penanggulangan Covid-19. Terkait, perencanaan lingkungan, menurut Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung cocok dengan kondisi yang sedang dihadapi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dimana lingkungan menjadi salah satu isu strategis.

"Dari penanganan dan penanggulangan Covid-19 akan dinilai sejauh mana perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dari Pemerintah Daerah dalam rangka mengantisipasi dampak yang lebih luas dari penyebaran Covid-19 yang tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan tetapi juga dari sosial dan juga ekonomi masyarakat," kata Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.