Pangkalpinang, Jika tahun kemarin Pemerintah Kabupaten Bangka sudah melakukan konsultasi Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), kali ini Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan konsultasi Ranwal RPJMD 2018-2023 ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kota Pangkalpinang merupakan salah satu daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 27 Juni tahun kemarin. Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang periode 2018-2023 dilakukan pada 15 November yang lalu.
Menurut Sekretaris Bappeda Kep. Babel Joko Triadhi, konsultasi merupakan salah satu tahapan dalam menyusun dokumen RPJMD. Hal tersebut sesuai dengan amanat dari Permendagri No 86 Tahun 2017, yang dimana konsultasi dilakukan untuk menerima masukan terkait rancangan awal RPJMD.
"Untuk tingkat Provinsi, Gubernur mengajukan rancangan awal RPJMD kepada Menteri Dalam Negeri, sedangkan untuk Bupati/Walikota mengajukan rancangan awal RPJMD kepada Gubernur untuk dikonsultasikan," kata Joko Triadhi pada saat Rapat Konsultasi Rancangan Awal RPJMD Kota Pangkalpinang Tahun 2018-2023 di ruang rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel, Senin (14/01).
Hasil konsultasi yang berupa saran guna penyempurnaan rancangan awal RPJMD, akan diserahkan paling lambat lima hari sejak konsultasi dilaksanakan.
"Tidak seperti ketika melakukan evaluasi Raperda, untuk hasil konsultasi cukup surat dari Kepala Bappeda, tidak harus Kepala Daerah, Insyaallah dapat diproses dengan cepat," lanjutnya.
Terkait sinkronisasi, Joko Triadhi berpesan untuk dapat mempedomani RPJMN dan RPJMD Provinsi dalam menyusun prioritas dan arah kebijakan pembangunan.
"Dikarenakan RPJMN kita akan segera berakhir, diharapkan dapat menjadikan rancangan teknokratik RPJMN yang telah disusun oleh Bappenas sebagai referensi dan juga RPJMD Provinsi dalam menyusun RPJMD, terutama terkait prioritas dan arah kebijakan pembangunan," ungkapnya.
Kabid Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi dan Litbang, Bappelitbangda Kota Pangkalpinang Rico Ariputra menjelaskan, visi pembangunan jangka menengah daerah Kota Pangkalpinang Tahun 2018-2023 disesuaikan dengan visi Walikota dan Wakil Walikota terpilih yaitu, “Mewujudkan Pangkalpinang sebagai Kota SENYUM”.
"SENYUM merupakan akronim dari Sejahtera, Nyaman, Unggul dan Makmur. SENYUM ini yang ingin kami wujudkan," kata Rico Ariputra.
Dari visi tersebut dirumuskan menjadi lima misi. Pertama, meningkatkan pemanfaatan potensi ekonomi dan penanggulangan kemiskinan. Kedua, meningkatkan kualitas keamanan ketertiban, perlindungan masyarakat dan peningkatan kesiap siagaan dalam menghadapi bencana. Ketiga, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, menuju tercapainya Good Governance. Keempat, meningkatkan kualitas pembangunan sumberdaya manusia yang berkeadilan. Serta kelima, meningkatkan kualitas infrastruktur dan pengelolaan lingkungan hidup.
"Intinya, Poverty, Disaster, Good Govervence, Human Resource dan Development, ini menjadi catatan kita dalam lima tahun kedepan, untuk mewujudkan SENYUM di tahun 2023, yaitu Sejahtera, Nyaman, Unggul dan Makmur," pungkas Rico Ariputra.