Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) terus mematangkan persiapan penilaian tahap III Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2022. Penilaian tahap III akan dilakukan melalui verifikasi secara hybrid melalui pelaksanaan focus group discussion (FGD) secara online dan kunjungan lapangan.
Sebagai tambahan informasi, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu dari 10 provinsi yang masuk dalam penilaian tahap III PPD tahun 2022 bersama Provinsi Bengkulu, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Sumatera Barat.
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra mengatakan, penilaian PPD 2022 dilakukan dalam tiga tahap. Pada tahap pertama dilakukan penilaian dokumen, tahap kedua presentasi dan wawancara, dan tahap ketiga verifikasi.
“Pada penilaian tahap pertama, kualitas dokumen kita sudah sesuai dengan kriteria tim penilai, begitu juga dengan capaian kinerja, terutama capaian makro kita lebih baik dibandingkan dengan daerah lain, sehingga kita masuk pada penilaian tahap kedua yaitu presentasi dan wawancara dimana kita lolos dan masuk ke penilaian tahap ketiga,” kata Agung Dwi Chandra pada saat Rapat Persiapan Focus Group Discussion Verifikasi Tahap III PPD 2022, Senin (28/03).
Agung Dwi Chandra menambahkan, penilaian tahap III yang merupakan verifikasi oleh Tim Penilai Pusat akan dilaksanakan secara hybrid, pada Kamis, 31 Maret melalui mekanisme FGD yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi inovasi dan program unggulan daerah.
Penilaian tahap III yang merupakan verifikasi, bertujuan untuk melakukan evidence – based evaluation, yaitu mengkonfirmasi dan menggali infomasi lebih dalam dari perspektif stakeholders non-Bappeda terhadap proses perencanaan pembangunan di daerah terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2022, pelaksanaan dan pencapaian sasaran pembangunan daerah, serta inovasi daerah.
Pada sessi FGD online, setiap provinsi mendapatkan alokasi waktu 120 menit dengan pembagian yaitu: 5 menit pembukaan tahap III verifikasi oleh tim penilai pusat, 15 menit pengenalan stakeholders oleh Bappeda provinsi, 5 menit pemutaran video, 30 menit konfirmasi oleh tim penilai kepada stakeholders terkait pencapaian, perencanaan dan inovasi, 60 menit diskusi dan pendalaman lebih lanjut, serta 5 menit penutup.
“Harapan kami pada saat verifikasi, kawan-kawan dapat membantu kami untuk menjawab dan mengkonfirmasi pertanyaan yang diajukan oleh tim penilai pusat, sehingga harapan kita pada PPD 2022, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat berprestasi lebih baik lagi, minimal kita dapat masuk dalam tiga besar pada PPD 2022,” kata Agung Dwi Chandra.
Babel Provincial Gov’t Prepares Phase III 2022 PPD Assessment
Pangkalpinang – The Provincial Government of Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) continues to finalize the preparation for the third phase of the 2022 Regional Development Award (PPD) assessment. Phase III assessment will be carried out by way of hybrid verification, through an online focus group discussion (FGD) and a field visit.
For additional information, Kepulauan Bangka Belitung Province is one of 10 provinces assessed in the third phase of the PPD 2022, along with Bengkulu, DI Yogyakarta, West Java, Central Java, East Java, Lampung, South Sulawesi, North Sulawesi, and West Sumatra.
Head of Regional Development Planning, Controlling, and Evaluation of Bappeda Kep. Babel, Agung Dwi Chandra, said the PPD 2022 assessment is carried out in three phases. In the first phase, document assessment is carried out, the second stage is presentation and interview, and the third stage is verification.
"In the first phase of the assessment, the quality of our documents was assessed in accordance with the criteria set by the assessment team, as well as performance achievements, especially [whether –ed.] our macro achievements were better than other regions, in which we passed the second stage of assessment through presentations and interviews, where we also passed to the third phase of the assessment," said Agung Dwi Chandra in the Preparation Meeting for the Focus Group Discussion of Phase III PPD 2022 Verification, Monday (28/03).
Agung Dwi Chandra added that the third phase of the assessment, which is a verification by the Central Assessment Team, will be carried out hybridly, on Thursday, March 31 through FGD, which will then be followed by a field visit to the location of the innovation and regional leading program.
Phase III assessment aims to conduct evidence-based evaluation, which is to confirm and dig deeper information from the perspective of non-Bappeda stakeholders on the development planning process in the region concerning the preparation of the 2022 Regional Government Work Plan, implementation and achievement of regional development targets, and regional innovation.
In the online FGD session, each province is allocated 120 minutes, distributed by: 5 minutes of the opening speech by the central assessment team; 15 minutes of introduction to the stakeholders by the provincial Bappeda; 5 minutes of video play; 30 minutes of confirmation by the assessment team to stakeholders regarding achievements, planning, and innovation; 60 minutes of discussion and advanced Q&A; and 5 minutes of closing.
"We hope that at the time of the verification, colleagues can help us to answer and confirm the questions asked by the central assessment team, and we hope that in PPD 2022, Kepulauan Bangka Belitung Province can perform even better, at least we can go in the top three of 2022 PPD," said Agung Dwi Chandra.
