Pangkalpinang, Hasil evaluasi yang dilakukan Tim Evaluasi Program Satam Emas, dimana sebagian besar penerima bantuan rumah layak huni menjawab puas dengan bantuan rumah. Selain itu para responden mengharapkan adanya bantuan listrik, dapur, pekerjaan, dan perahu.

"Dampak bantuan rumah layak huni mungkin tidak secara langsung atau cepat dirasakan oleh rumah tangga penerima, mungkin beberapa tahun tahun lagi dan sebagian besar menyatakan sudah puas dengan bantuan rumah," ungkap Barlian Sitorus pada saat Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program Satam Emas, di Kantor Bappeda Babel, (7/12).

Evaluasi Pelaksanaan Program Satam Emas dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Babel) sebagai sebagai bentuk evaluasi terukur terhadap Program Satam Emas yang dilaksanakan sepanjang tahun 2014 sampai tahun 2016. 

Ukuran yang dimaksud adalah dampak perubahan yang terjadi pada penerima bantuan rumah layak huni. Sampel diambil dari 5 persen dari penerima bantuan sepanjang tahun 2014 sampai tahun 2016 dengan metode purposif sampling.

Sepanjang pelaksanaan Program Satam Emas dari tahun 2014 sampai tahun 2017, telah dibangun 1.114 rumah layak huni yang tersebar di 6 Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kepala Bidang Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Bappeda Babel Darlan mengatakan, di tahun 2017 Pemprov Babel mengeluarkan anggaran sebesar Rp 28 Milliar untuk membangun kurang lebih 600 rumah layak huni di 40 kecamatan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Ditambah sisa dana tahun sebelumnya sekitar Rp 7 Milliar, kurang lebih 160 rumah, jadi total 760 rumah," ungkapnya

Darlan mengungkapkan, pada awal pelaksanaan Program Satam Emas , Camat yang ada di Kabupaten takut melaksanakannya Program Satam Emas. Untuk itu dikeluarkan pedoman umum Peraturan Gubernur terkait pelaksanaannya dan petunjuk teknis yang jelas.

Kepala Bappeda Babel Fery Insani, meminta pihak Kabupaten jangan takut melaksanakan Program Satam Emas, dikarenakan merupakan program yang bagus.

"Secara administrasi harus lengkap dan  fisiknya harus bagus, kita harus berterima kasih kepada Pemprov Babel yang telah mencanangkan Program Satam Emas," pungkasnya.