Balunijuk, Bangka – Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Insani membuka Seminar Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2025-2045, yang dilaksanakan secara hybrid dari kampus Universitas Bangka Belitung, Senin (20/11/2023). Penyusunan RPJPD merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Penyusunan Rancangan Awal RPJPD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2025-2045, kata Fery Insani memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), hasil evaluasi RPJPD Tahun 2005 -2025, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), potensi pengembangan ekonomi atau wilayah, serta dokumen kajian lainnya.

"Prioritas pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus didukung oleh pembangunan wilayah, pemerataan pendapatan masyarakat dan pembangunan pemerintahan. Untuk itu, dalam menentukan kebijakan pembangunan melalui Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah harus memperhitungkan potensi, hambatan serta tantangan yang ada," kata Fery Insani dihadapan peserta seminar.

Dokumen RPJPD menjadi dokumen yang sangat urgen bagi daerah karena daerah harus mengantisipasi berbagai perubahan yang akan terjadi dalam jangka waktu 20 tahun yang akan berdampak kepada masyarakat dan lingkungannya. Fery Insani menjelaskan bahwa rancangan RPJPD mulai disusun pada awal September 2023 yang dilakukan melalui beberapa rangkaian kegiatan yaitu orientasi penyusunan RPJPD, Fokus Group Discussion (FGD) perangkat daerah, FGD kabupaten/kota, FGD instansi vertikal, FGD stakeholder, serta FGD Data Prioritas Statistik Sektoral untuk mendapatkan masukan bagi pembangunan Bangka Belitung 20 tahun kedepan. Oleh karena itu, Fery Insani sangat mengharapkan para peserta yang hadir dalam seminar tersebut dapat memberikan sumbang saran dan masukan untuk penyusunan dokumen yang penting tersebut.

Seminar Ranwal RPJPD ini dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 20 sampai dengan 21 November 2023. Pada hari pertama seminar, hadir sebagai pemateri sesi satu, Prof. Dr. Ernan Rustiadi, M. Agr, yang menyampaikan materi tentang ‘Pembangunan Wilayah Kepulauan Berkelanjutan: Transisi Sektor Ekonomi Berkelanjutan’, Prof. Dr. Luki Abdullah yang menyampaikan ‘Peranan Biomanajemen dalam Pembangunan Peternakan Berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung’, dan Prof. Dr. Luky Adrianto yang menyampaikan ‘Kerangka Ekonomi Biru untuk Rancangan RPJPD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2025-2045”. Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si., Rektor Universitas Bangka Belitung sendiri yang langsung memoderatori sesi tersebut. Pada sesi dua, hadir Prof. Dr. Jamaludin Ancok dengan moderator Dr. Yan Megawandi, S.H., M.Si.
 
Hari kedua seminar akan menghadirkan Dr. Andrea Emma Prawitasari yang menyampaikan ‘Pembangunan Wilayah Bangka Belitung Menuju Terwujudnya Provinsi Kepulauan Berkelanjutan” dan Dr. Kastana Sapanli yang menyampaikan “Model Ekonomi Berkelanjutan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”, dengan moderator, Dr. Andy Yusfany, S.E., M.Si.

Materi Presentasi dapat diunduh pada tautan berikut ini:

 
Rekaman kegiatan seminar awal ini dapat disaksikan pada kanal Youtube Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Seminar on Babel 2025-2045 RPJPD Draft: Bappeda Presents National Academics

Balunijuk, Bangka – The Head of Bappeda of Kepulauan Bangka Belitung Province, Fery Insani, opened the hybrid seminar on the 2025-2045 Regional Long-Term Development Plan (RPJPD) Preliminary Draft of Kepulauan Bangka Belitung Province at the Bangka Belitung University campus, Monday (11/20/2023). The preparation of the RPJPD is mandated by  Law Number 25 of 2004 concerning the National Planning System and Minister of Home Affairs Regulation Number 86 of 2017.

The preparation of the RPJPD 2025-2045 Preliminary Draft of the Kepulauan Bangka Belitung Province, said Fery Insani, paid attention to several things, including the National Long-Term Development Plan (RPJPN), the results of the 2005-2025 RPJPD evaluation, the Regional Spatial Plan (RTRW), the Strategic Environmental Assessment (KLHS), the potential for economic or regional development, and various studies.

"The development priorities of the Kepulauan Bangka Belitung Province must be supported by spatial development, equal distribution of community income, and government development. For this reason, determining development policies in the Regional Long-Term Development Plan must consider the potential, obstacles, and challenges existing," said Fery Insani to the seminar participants.

The RPJPD document is crucial for a region because the region must anticipate various changes that will occur within 20 years that will impact the community and the environment. Fery Insani explained that the preparation of the draft began in early September 2023, which was carried out through a series of activities, namely orientation of RPJPD preparation, Focus Group Discussions (FGDs) of regional units, regency/municipality FGDs, vertical agency FGD, stakeholder FGD, and FGD on Sectoral Statistical Priority Data to obtain input for the development of Bangka Belitung for the next 20 years. Therefore, Fery Insani hopes the seminar participants can provide suggestions and input to prepare this important document.

The seminar was held for two days, from November 20 to 21, 2023. On the first day of the seminar, the speakers were Prof. Dr. Ernan Rustiadi, M. Agr, who delivered the topic on 'Sustainable Archipelago Development: Sustainable Economic Sector Transition', Prof. Dr. Luki Abdullah bringing the issue on 'The Role of Biomanagement in Sustainable Livestock Development in Kepulauan Bangka Belitung Province', and Prof. Dr. Luky Adrianto presenting 'Blue Economic Framework for the  RPJPD Draft of Kepulauan Bangka Belitung Province 2025-2045'. Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si., the Rector of the University of Bangka Belitung himself moderated the session. In the second session, Prof. Dr. Jamaludin Ancok was present with Dr. Yan Megawandi, S.H., M.Si. as the moderator.

On the second day of the seminar, Dr. Andrea Emma Prawitasari would present "Bangka Belitung Regional Development Towards the Realization of a Sustainable Islands Province" with Dr. Kastana Sapanli, presenting "Sustainable Economic Model of Kepulauan Bangka Belitung Province". Dr. Andy Yusfany, S.E., M.Si. moderates the discussion.

Click on the links above to download the presentation files and to watch the video streaming.