
Pangkalpinang, Dalam 10 tahun kedepan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan bertransformasi menjadi daerah pariwisata. Untuk menunjang transformasi, Pemprov. Kep. Babel saat ini mengusulkan dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, yaitu Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat, selain KEK Tanjung Kelayang yang sudah ada.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Kep. Babel) Fery Insani mengatakan, usulan pembentukan dua KEK Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat sudah memenuhi syarat untuk tahap selanjutnya. Tahap akhir, Dewan Nasional KEK akan melakukan sidang untuk membahas rekomendasi dan hasil kajian pembentukan KEK.
"Dalam dua minggu kedepan Pemprov. Kep. Babel akan mempersiapkan dokumen pendukung usulan KEK, jadi apabila sidang kita sudah siap," kata Fery Insani pada saat rapat Pembahasan Usulan Pembentukan KEK Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat, di Ruang Ketawai, Kantor Bappeda Kep. Babel, Jum'at (11/05).
Menurut Fery Insani, semua pihak berkomitmen terkait usulan KEK, karena itu dilakukan pembahasan terkait tanah, dukungan infrastruktur serta keberpihakan anggaran.
"Kita berterima kasih kepada kedua pengusung, Pak Johan dan Pak Thomas yang serius sekali, serta dukungan dari masyarakat, diharapkan dalam 10 tahun kedepan daerah kita menjadi daerah pariwisata," kata Fery Insani.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kep. Babel Budiman Ginting mengharapkan seluruh dokumen selesai dalam dua minggu, menurut Budiman Ginting setelah dua minggu akan dilakukan rapat khusus terkait infrastruktur baik itu jalan maupun listrik.
"Target kita 2018 dua KEK ini bisa selesai," pungkas Budiman Ginting.
Pada saat rapat Pembahasan Usulan Pembentukan KEK Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat, hadir juga dari Dewan Nasional KEK Mardi Santoso, Ketua Tim Percepatan Pengembangan KEK Azwir Maloan, Pengusung KEK Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat, serta Perangkat Daerah terkait.


