Pangkalpinang, Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI) mengadakan Rapat Pembahasan Perkembangan Proyek Nasional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pulau Ketawai, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Babel), Kamis (14/12). Hadir pada saat rapat, Perangkat Daerah dan Satuan Kerja (Satker) yang terkait dengan Proyek Nasional.

Rapat Pembahasan Perkembangan Proyek Nasional yang dilakukan Setkab RI untuk mengetahui perkembangan terakhir pelaksanaan arahan presiden sebagaimana telah ditindaklanjuti oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), diharapkan diperoleh data dukungan Pemda dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) dan Program Prioritas.

Perkembangan PSN dan Program Prioritas di Babel dianggap Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur, Pegembangan Wilayah dan Industri, Setkab RI, Imam Muis, bagus.

"Bangka Belitung didorong sebagai kawasan pariwisata dan semoga bisa mendukung ekonomi Bangka dan Belitung menjadi lebih baik, karena segi letak geografis dan keunggulan Babel di pariwisata," lanjutnya

Terdapat tiga Program Prioritas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pertama KEK Bangka, kedua Irigasi Metukul dan ketiga Pulau Karantina.

"Untuk pulau karantina perlu disesuaikan lagi, karena merupakan pulau yang berfungsi sebagai pulau karantina, perlu kajian dari Kementerian Pertanian," tambahnya.

Terkait pengajuan KEK Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat, Abdul Muis menjelaskan pengajuan KEK sudah diproses.

"Pengajuan KEK Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat sudah di proses, mudah-mudahan ditahun 2018 kita dorong untuk bisa keluar, sehingga 2019 sudah bisa di mulai," lanjutnya

Pemprov Babel juga mengusulkan pembangunan jembatan Bangka-Sumsel, menurut Abdul Muis, rencana pembangunan jembatan Bangka-Sumsel masih dilakukan kajian dari Kementerian Pekerjaan Umum, karena membutuhkan pendanaan yang besar.

"Gubernur pernah mengajukan pada saat rapat terbatas, arahan dari Presiden untuk dilakukan kajian, kita masih menunggu kajian dari teman-teman PU," tambahnya.

Pada saat rapat, Kabid Infrastruktur dan kewilayahan Bappeda Babel Supianto, meminta Satker Kementerian PU untuk mendorong pengembangan kawasan Tanjung Gunung dan Pantai Timur Sungailiat untuk bisa dianggarkan pada tahun 2019.

"Status jalan di Tanjung Gunung masih jalan kabupaten, harus didorong untuk ditingkatkan menjadi jalan provinsi dan nasional, untuk kemudahan akses ke tempat tersebut," tambahnya.