Untuk pertama kalinya sejak dilantik menjadi anggota DPRD Beltim pada pekan lalu, para wakil rakyat ini sudah mulai dinas luar daerah, dengan alasan untuk koordinasi dan konsultasi, terkait penyusunan tata tertib (tatib) dan kode etik.
DPRD Beltim membentuk dua panitia kerja (panja), untuk penyusunan dan pembahasan tatib dan kode etik. Panja tatib dinas luar daerah 'berguru' ke kementerian dalam negeri. Sedagkan panja kode etik 'berguru' ke DPRD Depok.
"Sebelum pengesahan, kita persilahkan panja tatib konsultasi berkaitan aturan di kemendagri, panja kode etik konsultasi ke DPRD depok. Informasi yang kami dapat DPRD Depok sudah ada kode etiknya," ungkap Ketua DPRD Beltim Tom Haryono. Panja tatib sudah bertolak ke Jakarta pada hari Rabu (1/10). Sedangkan Panja kode etik hari Kamis (2/10).
"Besok Jumat sudah mulai kembali yang dari kemendagri. Direncanakan Senin sudah mulai dibahas secara internal untuk kode etik dan tatib. Draft tatib dan kode etik sudah ada acuanya, tinggal pembahasan setelah panja berkonsultasi," tutur Tom.
Ketahanan Pangan, Hilirisasi, dan Pariwisata Jadi Fokus Pembangunan Bangka Belitung 2027
15/04/2026 - 17:03