Pangkalpinang, Pemerintah Kabupaten Bangka menjadi daerah yang tercepat yang menyampaikan rancangan awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) diantara daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak 2018. Tidak sampai lima hari setelah penyampaian (23/10), Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bappeda Kep. Babel, memanggil Pemkab Bangka untuk melakukan Rapat Fasilitasi Konsultasi Rancangan Awal RPJMD 2019-2023 Kabupaten Bangka (26/10).

Ditargetkan, RPJMD Kabupaten Bangka 2019-2023 dapat selesai sebelum minggu ketiga bulan Desember tahun 2018. RPMJD tersebut akan menjadi rujukan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan yang kemudian digunakan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020.

Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Kep. Babel) Supianto mengatakan mekanisme konsultasi Rancangan Awal RPJMD merupakan amanah dari Permendagri No 86 Tahun 2017.

"Ini merupakan langkah yang baik buat kita Pemerintah Provinsi untuk ke depannya, karena dari awal kita sudah memberikan guidance terkait hal kesesuaian program prioritas Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota, sehingga pada saat implementasi, kita dapat bersama-sama mengawal bagaimana program yang ada didalam dokumen RPJMD dapat menjadi guidance bagi Perangkat Daerah," kata Supianto pada saat membuka Rapat Fasilitasi Konsultasi Rancangan Awal RPJMD 2019-2023 Kabupaten Bangka, di ruang Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kep, Babel, Jum'at (26/10).

Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Pan Budi Marwoto mengatakan, Rancangan Awal RPJMD sudah melalui tahapan sesuai dengan Permendagri No 86 Tahun 2017. Dimulai dari rancangan teknokratik RPJMD, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), sampai pembahasan rancangan awal RPJMD ke DPRD untuk mencapai kesepakatan. Setelah dokumen diperbaiki, rancangan awal di sampaikan ke Pemerintah Provinsi untuk dikonsultasikan.

"Ranwal sudah kami susun sedemikian rupa, Bupati terpilih kami baru di lantik tanggal 27 september, sebulan setelahnya kami sampaikan Ranwal RPJMD ke Provinsi, menurut Kemendagri ini merupakan Ranwal tercepat, dalam sebulan kita sudah sampai tahap konsultasi ke Provinsi," kata Pan Budi Marwoto.

Rencananya, pada 6 November nanti, Pemkab Bangka akan melaksanakan Musrenbang RPJMD, yang dimana Kepala Bappeda Kep. Babel, BPKP dan Kemenpan RB akan menjadi narasumber. Pan Budi Marwoto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov. Kep. Babel yang sudah mendorong untuk melakukan percepatan penyusunan RPJMD.

"Sudah disepakati dengan DPRD, Perda RPJMD sudah harus ketok palu pada minggu kedua bulan Desember atau paling lama minggu ketiga. Karena, pada bulan Januari kita sudah melakukan rangkaian tahapan Musrenbang, minggu ketiga Januari kita Musrenbang Desa, kemudian Musrenbang Kecamatan di Februari, dan Kabupaten di bulan maret. Perda RPJMD ini akan menjadi rujukan pelaksanaan Musrenbang," ungkapnya

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Bappeda Kab. Bangka Khairul Amri memaparkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Bangka dalam RPJMD tahun 2019-2023.

Visi pembangunan Kabupaten Bangka dalam RPJMD tahun 2019-2023 sesuai dengan visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, yaitu “BANGKA SETARA".

Bangka Setara tersebut terdiri dari 2 (dua) kata kunci yaitu Bangka dan Setara. Kata Bangka merefleksikan seluruh komponen yang ada di Kabupaten Bangka yaitu unsur masyarakat, pengusaha, dan pemerintahan daerah. Kata Setara adalah akronim dari Sejahtera dan Mulia.

Untuk mewujudkan visi “Bangka Setara”, ada lima misi Pembangunan Kabupaten Bangka Tahun 2019-2023. Pertama, mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih dan berbasis teknologi informasi. Kedua, mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas. Ketiga, mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur antar wilayah. Keempat, mewujudkan gerbang kota dan pariwisata berskala internasional. Dan kelima, mewujudkan perekonomian daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.