Pangkalpinang. Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Belitung masuk dalam penilaian tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021.
Penilaian tahap II akan dilaksanakan dalam tiga sesi. Sesi pertama dan kedua dilaksanakan pada hari Senin (15/02) untuk Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung, sedangkan untuk Kabupaten Bangka Barat dilaksanakan di sesi III, pada Selasa (16/02).
Penilaian tahap II PPD 2021, dilakukan dengan verifikasi dan wawancara terhadap masing-masing kabupaten dengan bobot nilai 55 persen. Sebelumnya, pada tahap I dilakukan penilaian terhadap dokumen RKPD dan inovasi dengan bobot nilai 45 persen.
"Kabupaten terbaik di tingkat provinsi akan disampaikan ke tim penilai pusat untuk dinilai hingga sampai ke penetapan daerah terbaik PPD 2021, pada saat Musrenbangnas nanti,” kata Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada saat membuka Penilaian PPD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021, melalui virtual meeting, Senin (15/02).
PPD merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dokumen perencanaan pembangunan daerah. Menurut Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dokumen perencanaan yang berkualitas diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita berharap apa yang kita lakukan, dalam hal ini penyusunan dokumen perencanaan yang berkualitas akan memberikan dampak yang baik terhadap pembangunan, yang muaranya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat, selain itu tercapainya tujuan atau sasaran pembangunan yang sudah kita tetapkan dalam hal ini merupakan penjabaran dari visi dan misi dari bupati dan wakil bupati,” kata Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bangka Mulkan mengatakan, masuknya Kabupaten Bangka sebagai nominator PPD Tingkat Provinsi Tahun 2021 memberikan keyakinan bahwa arah kebijakan dan pelaksanaan pembangunan telah berada pada jalur yang tepat serta terjadi keserasian dan keselarasan pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Bangka, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pemerintah pusat.
Walaupun terdampak Pandemi Covid-19, Pemkab Bangka menurut Mulkan, berupaya maksimal dalam melaksanakan perencanaan dan pembangunan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.
Kabupaten Bangka juga terus berupaya untuk melakukan terobosan terhadap pelayanan dan pelaksanaan pembangunan melalui program dan kegiatan yang diharapkan dapat menjadi role model di level regional dan nasional.
“Kami berharap kepada Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat memberikan rekomendasi strategis kepada kami, sehingga arah dan kebijakan yang telah kami lakukan selama ini dapat ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan ke depan,” pungkas Mulkan.
