Sukirman menyebutkan, gotong royong gugal padi merupakan tradisi turun temurun yang ada di desa-desa daerah Bangka Barat, tak terkecuali di Desa Tebing.
"Bulan 9-10 adalah musim tanam padi, di bulan ini petani pada umumnya dan dimana-mana sedang nugal, kita nugal dilakukan dengan kebersamaan yakni gotong royong," kata Sukirman.
Melestarikan kebersamaan, kata Sukirman, tidak hanya di tengah lingkungan masyarakat saja, namun di lingkungan pemerintahan juga dilestarikan.
"Kebersamaan pemimpin (antara Bupati-Wabup) di Pemkab Bangka Barat, sampai saat ini tetap utuh, kita saling mengisi, kebersamaan ini menjadi modal utama dalam berbagai pelaksanaan pembangunan di Bangka Barat," ujar Sukirman.