Pangkalpinang, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengapresiasi Dewan Riset Daerah (DRD) Prov. Kep. Babel yang telah memenangkan kompetisi Riset yang diselenggarakan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Hal tersebut disampaikan Abdul Fatah pada saat membuka Seminar Nasional "Pembangunan Berbasis Inovasi di Era Industri 4.0 Untuk Menguatkan Daya Saing Daerah" di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kep. Babel, Kamis (13//12).

Menurut Abdul Fatah, walaupun usia DRD baru satu tahun, sudah dapat menelurkan riset yang mendapat pendanaan dari Kemenristekdikti. Riset yang bertajuk “Perendaman, Pencucian dan penjemuran Lada Pasca Panen menuju Kualitas Ekspor", dilakukan oleh anggota DRD, Wahyudi Himawan, David Oktaviandi dengan arahan Ketua DRD Babel Hatamar Rasyid.

"Dengan memenangkan pendanaan dari Kemenristek ini, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui DRD sudah menunjukkan diri dalam hal inovasi di tataran Nasional," kata Abdul Fatah pada saat membuka Seminar Nasional "Pembangunan Berbasis Inovasi di Era Industri 4.0 Untuk Menguatkan Daya Saing Daerah", (13/12).

Inovasi yang dilakukan DRD menurutnya, telah melahirkan teknologi yang bermanfaat, tidak hanya memberikan kemudahan bagi petani, tapi juga menghasilkan produk yang berdaya saing.

"Untuk kelanjutannya, perlu ada support dari Perangkat Daerah yang membidangi, seperti dari Dinas Pertanian dan Dinas perindustrian dan perdagangan," katanya.

Abdul Fatah juga memacu DRD untuk melakukan riset-riset lainnya, menurutnya, dalam satu tahun ini, riset masih bergerak di bidang lada.

"Diharapkan pada tahun selanjutnya, DRD dapat melahirkan inovasi lainnya, sehingga kita dapat mengembangkan potensi-potensi secara cepat dan teknologi yang bagus di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," pungkasnya.

Seminar Nasional yang inisiasi DRD Prov. Kep. Babel menghadirkan tiga narasumber, Utama H. Padmadinata dari Dewan Riset Nasional, Drajad Febriyanto dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia dan Wahyudi Himawan dari Dewan Riset Daerah Prov. Kep. Babel.