Navigasi

Kepala Bappeda: Babel Harus Membangun Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan

Penulis

Rusni Budiati

Tanggal Terbit

15 Oktober 2026

Kategori

Berita

Kepala Bappeda: Babel Harus Membangun Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan - 1
Kepala Bappeda: Babel Harus Membangun Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan - 2
Kepala Bappeda: Babel Harus Membangun Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan - 3
Kepala Bappeda: Babel Harus Membangun Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan - 4
1 / 4

Tanjung Pandan – Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Joko Triadhi, membuka Workshop Penyusunan Strategi Area Percontohan di Belitung pada proyek kerja sama Mine Reclamation and Environmental Protection. Workshop ini merupakan bagian dari kegiatan dalam kerja sama teknis Mine Reclamation and Environmental Protection antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Federal Jerman. Workshop dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Grand Tulip, Tanjung Pandan, Belitung pada Kamis, 24 September 2026.

 

Workshop yang diikuti oleh pengampu kepentingan terkait dari perangkat daerah di tingkat provinsi serta Kabupaten Belitung Timur dan Belitung itu juga diikuti oleh Pemerintah Kecamatan Dendang, Pemdes Dendang, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Aik Kik Apau dan perwakilan kelompok perempuan, serta unit kementerian terkait yang ada di provinsi dan kabupaten. Workshop ini dimoderatori oleh Dr. Yan Megawandi, Widyaiswara Utama BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang ikut mengawal inisiasi pertukaran kerja sama pilot reklamasi bekas lahan tambang timah dengan Pemerintah Jerman melalui Federal Institute for Geosciences and Natural Resources (BGR) sejak tahun 2016. Dalam workshop ini hadir pula Dr. Andreas Mὃller dan Jan-Niklas Sanders dari BGR serta perwakilan dari Direktorat Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan Bappenas.

 

Joko Triadhi dalam sambutan pembukaan workshop menekankan pentingnya transformasi bekas tambang serta budaya sektor ekstraktif menuju masa depan yang lebih baik melalui rehabilitasi lahan pascatambang agar Bangka Belitung memiliki ketahanan ekonomi maupun lingkungan di masa depan. Ia juga menyampaikan pentingnya mengintegrasikan pembangunan di lokasi percontohan dengan kerangka perencanaan pembangunan daerah  melalui  tiga strategi, yaitu mengintegrasikan strategi pemulihan lingkungan dengan rencana pembangunan ekonomi, menguatkan kelembagaan dan meningkatkan kapasitas serta mengklarifikasi peran dan tanggung jawab masing-masing pemangku kepentingan. 

 

Nur Laila Widyastuti, Perencana Ahli Madya Direktorat SDMP Bappenas, dan Prof.Dr.Idat Galih Permana dari IPB University, dan Dr. Andreas Mὃller juga menyampaikan sambutan pembukaan atas terselenggaranya workshop penyusunan strategi ini. Tim peneliti utama dari IPB University, yaitu Prof. Dr. Tintin Sarianti, Prof. Dr. Luki Abdullah, serta Dr. Maryono, menyampaikan hasil kajian pengukuran kondisi awal untuk MineREP di Pokdakan Aik Kik Apau serta rencana bisnis pengembangannya. Selanjutnya, Pokdakan Aik Kik Apau dan para peserta workshop menanggapi hasil assessment dan formulasi rencana bisnis  tersebut serta bersama-sama menyusun rencana strategi kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kurun 10 tahun dan mengidentifikasi kegiatan yang dapat difasilitasi dalam proyek kerja sama ini selama satu tahun.


Tonton giat Kepala Bappeda Babel di Belitung pada:  IG Bappeda Babel

Sumber

Fotografer

Editor

Rusni Budiati